Babel Merawat Kebhinekaan
Tokoh Lintas Agama Mengajak Merajut Perbedaan Budaya dan Beragama di Bangka Belitung
Tokoh lintas agama di Provinsi Bangka Belitung hadir dalam dialog live streaming bersama Bangka Pos, pada Sabtu (3/4/2021) sore.
Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
Mungkin mereka tidak memahami arti keindonesian, mungkin bisa jadi kerena doktrin harus berjihad dengan bom bunuh diri, padahal di NU tidak ada, dan NU mengutuk keras bom bunuh diri, itu bukan bagian jihad, jihad saat ini, bagaimana orang beradab, harus berilmu, santun, sejahtera secara ekonomi, sejatinya itu kita perjuangkan. Karena hakekat beragama adalah akhlak yang baik,
dengan tingkah laku, sopan santu dan berbudaya yang baik,"katanya.
Ia mengharapkan dengan kebhinekaan banyak orang beragama islam yang menghargai orang lain. Kemudian orang lain juga harus menghargai islam.
"Marilah kita saling merajut tali persaudaraan, persatuan kebangsaan, persatuan kemanusian, kemudian kita saling menjaga. Kemudian dari agama lain etnis lain juga harus lebih menghargai kita, maka kita akan lebih menghargai mereka, untuk saling sama sama merajut keberagaman dan bertoleransi," harapnya. (Bangkapos/Riki Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ohgfhfghf.jpg)