Breaking News:

8 Kontainer Zirkon Batal Ekspor

Sucofindo Sebut Zirkon PT CAL Tidak Masalah, Sudah Uji Laboratorium

Perwakilan Sucofindo menyebut Zirkon yang akan dikirim PT CAL sudah diperiksa di laboratorium dan tidak ada permasalahan untuk diekspor.

Bangkapos.com/dokumentasi
Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perwakilan lembaga surveyor Sucofindo, Rafli mengatakan, barang yang ada di dalam peti kemas tersebut adalah zirkon.

Zirkon ini sudah diperiksa, dan tidak ada permasalahan untuk diekspor.

Mengenai berapa kadar Zirkon milik PT Citra Alam Lestari (CAL) tersebut, ia juga tidak menyebutkan, namun barang tersebut sudah dilakukan penelitian dan pengecekan dari mulai pengiriman sampel ke Laboratorium di Surabaya, hingga proses Drafting dilakukan.

"Lima hari, mulai dari pengirim sampel, sampai diterima. Intinya dari masa pengiriman sejak dikirimkan sampel, tidak ada masalah, jika ada pun pihak Bea Cukai akan memberikan lampu merah, berarti tidak boleh dikirim," kata Rafli, di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (4/4/2021)

Rafli memastikan, hasilnya dalam pengecekan terhadap Zirkon tersebut baik dan pengecekan itu juga dilakukan bersama dengan Bea Cukai, dan unsur-unsur lain.

Baca juga: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Tahan Ekspor 8 Kontainer Zirkon, Ini Alasannya

Baca juga: 200 Ton Zirkon Gagal Berlayar ke China, Sejumlah Pihak Mengaku Tak Tahu Berapa Kadarnya

"Pasti ada pengecekan bersama, sebagai lampiran dan menyerah ke Bea Cukai. Terus dari kami melaporkan ke Bea Cukai melalui sistem Indonesia Nasional Singel Window. Kami Upload Laporan Surveyor, Bea Cukai bisa cek di sistem tersebut," katanya.

"Nanti ada lampu hijau tanda bersetuju boleh diekspor, atau lampu merah dari Bea Cukai, kalau misalnya tidak lolos dari kami pasti Bea Cukai juga memberikan lampu merah," tambahnya, seraya menghindari dari wartawan, "sudah cukup ya," ujarnya

Harus 65,5 persen

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman, menyampaikan alasanya meminta pihak Kesahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Pangkalbalam, menurunkan delapan kontainer berisi 200 ton zirkon yang akan diekspor ke Fujian China.

Dikonfirmasi Bangkapos.com, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengatakan adanya laporan zirkon yang akan dikirimkan belum dilakukan pemurnian dan kadar zirkon belum memenuhi 65,5 persen.

Halaman
123
Penulis: Yuranda
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved