Jumat, 10 April 2026

Cara Mudah Keluarkan Duri, Serpihan Kayu dan Kaca dari Kulit untuk Mencegah Infeksi

Serpihan kayu, logam, atau kaca yang tak sengaja tertancap ke dalam kulit perlu ditangani untuk meringankan ketidaknyamanan dan mencegah infeksi

freepik
Ilustrasi Cara Mudah Keluarkan Duri, Serpihan Kayu dan Kaca dari Kulit untuk Mencegah Infeksi 

BANGKAPOS.COM - Serpihan kecil dari kayu, logam, atau kaca yang tak sengaja tertancap ke dalam kulit bisa sangat menyakitkan dan perlu ditangani dengan cepat untuk meringankan ketidaknyamanan dan mencegah infeksi.

Walau hanya kecil, membiarkan potongan kecil ini tetap di dalam tubuh bisa berakibat buruk.

Dilansir dari Live Science, Ashley Jones dari The Ohio State University Wexner Medical Center menyebut bahwa tlusupan yang dibiarkan ini bisa berujung pada infeksi.

"Kulit merupakan pembatas fisik yang mencegah infeksi," ungkap Jones.

Baca juga: Maia Estianty Dua Kali Kena Covid-19, Gejalanya Berbeda Rasakan Tenggorokan Gatal

Baca juga: Ikatan Cinta Episode 234 Akhirnya Aldebaran dan Andin Pecah Telur Setelah Enam Bulan Menikah

Baca juga: Ingat Munaroh Pacar Mandra di Film Si Doel Anak Sekolahan? 16 Tahun Berlalu Wajahnya Makin Kinclong

Hal ini membuat potongan kecil yang masuk ke dalam kulit ini membuat bakteri menjadi lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Bahkan bakteri ini mungkin sudah berada di dalam potongan kayu tersebut dan masuk ke dalam aliran darah.

Infeksi seperti ini biasanya disebabkan oleh bakteri tetanus.

Ketika bakteri ini masuk ke dalam tubuh orang yang belum mendapat vaksin, maka dapat memunculkan racun yang menyerang sistem saraf.

"Kulit merupakan pembatas fisik yang mencegah infeksi," ungkap Jones.

Baca juga: Shio-shio Beruntung Senin 12 April 2021, Pesona Shio Monyet Berada di Puncak

Baca juga: Nonton Drama Korea Vincenzo Subtitle Indonesia Episode 15-16

Hal ini membuat potongan kecil yang masuk ke dalam kulit ini membuat bakteri menjadi lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Bahkan bakteri ini mungkin sudah berada di dalam potongan kayu tersebut dan masuk ke dalam aliran darah.

Infeksi seperti ini biasanya disebabkan oleh bakteri tetanus.

Ketika bakteri ini masuk ke dalam tubuh orang yang belum mendapat vaksin, maka dapat memunculkan racun yang menyerang sistem saraf.

Jika serpihan ini tidak dikeluarkan, tubuh memang tak bakal menyerap atau mencerna serpihan tersebut.

Alih-alih, tubuh disebut bakal mendorong serpihan itu keluar.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved