Benjolan di Belakang Telinga: Ketahui Penyebab dan Cara Menghilangkannya
Benjolan di belakang telinga bisa disebabkan banyak hal, antara lain masalah kulit, tulang, pembengkakan kelenjar getah bening
BANGKAPOS.COM - Anda mungkin pernah mengalami benjolan di belakang telinga.
Benjolan di belakang telinga bisa disebabkan banyak hal, antara lain masalah kulit, tulang, pembengkakan kelenjar getah bening, infeksi, sampai kanker.
Kebanyakan benjolan di belakang telinga tidak berbahaya dan bisa sembuh tanpa perlu diobati.
Baca juga: Mengenal 7 Jenis Obat Asam Urat
Berikut beberapa cara menghilangkan benjolan di belakang telinga sesuai penyebabnya:
1. Benjolan di belakang telinga karena jerawat
Melansir Medical News Today, penyebab benjolan di belakang telinga yang cukup umum adalah jerawat.
Kondisi ini bisa disebabkan penyumbatan pori-pori kulit oleh sebum.
Sebum adalah zat berminyak yang berfungsi melindungi dan mengatur keseimbangan kelembapan.
Penumpukan sebum dan kulit mati dapat membentuk komedo.
Jerawat kemudian bisa terinfeksi dan meradang jika bakteri masuk ke dalam komedo.
Jerawat meradang tersebut dapat tumbuh dan membentuk benjolan jerawat.
Ciri-ciri benjolan di belakang telinga karena jerawat yakni benjolan terasa nyeri saat ditekan.
Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga karena jerawat bisa dengan perawatan obat antijerawat yang diresepkan dokter.
Baca juga: Anda Penderita Asam Urat? Sebaiknya Hindari 12 Makanan Ini
2. Benjolan di belakang telinga karena kista
Kista dapat tumbuh di berbagai area kulit, termasuk di belakang telinga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-ilustrasi-benjolan-di-belakang-telinga.jpg)