Asmara Polisi Turki, Berawal Kenalan via FB, Tertarik tentang Aceh, hingga Nikahi Gadis Matangkuli
bendera Turki dan Aceh sangat mirip dan menyatu, dengan warna dominan merah, ada gambar pedang dan tulisan kalimah tauhid, maklum saja kedua suku...
“Kesan pertamanya senang ya.. bisa berkenalan sama orang luar negeri, dan waktu itu belum kepikiran untuk nikah, karena Intan juga sedang kerja," cerita Intan.
Namun sambungnya, setelah kami bertukaran nomer whatsApp, disitulah Intan mulai suka sama Baba karena orangnya itu baik dan shaleh.
"Pertamanya waktu Baba ajak nikah, Intan senang, yang bikin saya tidak senang dia suruh ke Turki, untuk nikah di sana," sebut Intan.
Terus ia menjawab ia, bukan berarti dirinya mau ke Turki untuk menikah di sana melainkan biar membuat Baba senang.
"Ternyata satu bulan kemudian, saya bilang ke Baba, kalau saya tidak mau ke Turki, karena tidak ada izin sama keluarga dan masih belum etis kalau wanita yang menjumpai pria untuk nikah," kisah Intan.
Baca juga: Pengakuan PNS Cantik yang Digarap Oknum DPRD Karo di Kamar Hotel, Suami Polisikan Raja U ke Polisi
Baca juga: Bak Main Petak Umpet, Cilukba! Oknum Polisi Digerebek saat Sembunyi di Kamar Mandi sama Istri Orang
Baca juga: Politisi Ini Minta Kuburannya Disumpal Uang Rp 76 Juta, Rencana Buat Nyogok Agar Lolos Siksa Neraka
Istilah Acehnya, nggak mungkin mon mita tima (sumur cari timba) kan tidak mungkin, dan disitu kami pernah break (tidak saling komunikasi) selama satu minggu, dan setelah itu, akhirnya Baba nge-chat lagi.
"Dia bilang bakalan ke Indonesia, akhirnya satu bulan kemudian, dia benaran datang sendiri dan kamipun menikah,” paparnya.
Intan menambahkan, meskipun dalam berbahasa sedikit kesulitan, mereka tetap langgeng dan bahkan sudah tiga tahun menikah masih menetap Bucin, Turki.

(*/ serambinews.com)