Berat Badan Naik Tak Terduga? Mungkin Ini 5 Hal Penyebabnya
Penambahan berat badan yang tidak disengaja bisa terjadi secara berkala, terus-menerus, atau cepat.
Penurunan estrogen dapat menyebabkan wanita menopause mengalami kenaikan berat badan di sekitar daerah perut dan pinggul.
Baca juga: Tahi Lalat Ternyata Bisa Memicu Kanker, Ketahui Ciri-Cirinya
Selain perubahan hormonal saat menopause, wanita yang didiagnosis dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga dapat mengalami kenaikan berat badan.
Perubahan hormon di usia pertengahan juga dapat menyebabkan metabolisme melambat, yang menyebabkan penambahan berat badan.
Kondisi medis lain yang memengaruhi kadar hormon dapat menyebabkan penambahan berat badan pada kedua jenis kelamin, antara lain:
* hipotiroidisme
* peningkatan produksi kortisol (hormon stres), seperti pada sindrom Cushing
* peningkatan produksi aldosteron.
Baca juga: 10 Jenis Buah yang Cocok Dikonsumsi Penderita Diabetes
3. Menstruasi
Penambahan berat badan secara berkala sering kali disebabkan oleh siklus menstruasi.
Wanita biasanya mengalami retensi air dan kembung di saat berada di fase menstruasi.
Perubahan kadar estrogen dan progesteron dapat menyebabkan penambahan berat badan.
Biasanya, hal ini memicu penambahan berat beberapa kilogram.
Namun, berat badan akan kembali turun ketika periode menstruasi berakhir.
4. Retensi cairan
Pertambahan berat badan yang cepat tanpa sebab yang jelas mungkin disebabkan oleh retensi cairan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-berat-badan-freepikcom.jpg)