Breaking News:

Jangan Berjalan saat Asam Urat Kambuh, Bisa Meningkatkan Pembengkakan Jika Dipaksakan

banyak orang tetap memaksakan diri untuk berjalan meski sendi sedang nyeri akibat asam urat yang kambuh. Ada yang melakukannya karena memang ...

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
(freepik.com)
Ilustrasi asam urat 

Jangan Berjalan saat Asam Urat Kambuh, Bisa Meningkatkan Pembengkakan Jika Dipaksakan

BANGKAPOS.COM -- Penyakit asam urat adalah salah satu jenis penyakit peradangan pada sendi.

Penyakit ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan rasa nyeri serta pembengkakan pada sendi.

Mengenai asam urat, banyak orang tetap memaksakan diri untuk berjalan meski sendi sedang nyeri akibat asam urat yang kambuh.

Ada yang melakukannya karena memang terpaksa harus beraktivitas, tapi ada juga yang percaya cara ini akan menghilangkan sakitnya.

Memaksa berjalan saat asam urat kambuh bisa meningkatkan pembengkakan dan nyeri yang dirasakan.

Baca juga: Cegah Asam Urat Muncul dengan Menghindari Makanan-makanan ini, Dari Daging, Jeroan Hingga Asparagus

American College of Foot and Ankle Surgeons menyarankan untuk mengistirahatkan kaki dengan menghindari berdiri dan berjalan.

Ketika kambuh, disarankan untuk mengangkat kaki dalam posisi sejajar atau sedikit di atas jantung untuk mengurangi pembengkakan.

Kompres pada sendi yang nyeri bisa dilakukan untuk meredakan rasa sakit.

Bisa juga menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotek.

Sementara itu, Arthritis Foundation merekomendasikan pemakaian alat bantu jalan seperti tongkat untuk mengurangi tekanan pada sendi.

Penyakit asam urat kerap menyerang sendi di lutut, pergelangan kaki dan area kaki lainnya.

Biasanya ini ditandai dengan rasa nyeri tak tertahankan, pembengkakan dan panas di area tersebut.

Baca juga: Tak Pakai Mahal, 9 Tanaman Herbal ini Bisa Dimanfaatkan untuk Mengobati Asam Urat

Akibatnya, kaki akan terasa kaku dan sulit digerakkan. Dalam beberapa kasus yang lebih parah bahkan kaki akan membengkak.

Penderita penyakit ini biasanya secara rutin merasakan gejala ini khususnya jika mengonsumsi makanan dengan kandungan purin yang tinggi.

Meski demikian, penderita asam urat sebenarnya tetap bisa beraktivitas fisik dan berolahraga jika tidak sedang mengalami kesakitan yang amat sangat.

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kita bisa melakukan sejumlah aktivitas ramah sendi lainnya, seperti jalan sehat, bersepeda, termasuk sepeda statis, dan berenang.

Aktivitas tersebut memiliki risiko cedera yang rendah dan tidak membebani sendi terlalu banyak.

Baca juga: Penderita Asam Urat Harus Waspadai 15 Makanan Ini, Mengandung Purin Tinggi

Bahkan manfaatnya bisa sangat baik untuk mencegah rasa sakit yang kerap muncul. CDC juga menyarankan aktivitas fisik sesuai anjuran yakni 150 jam per minggu.

Sebaiknya, pilih sepatu yang sesuai dengan kebutuhan dan nyaman dikenakan. Kini ada banyak sepatu olahraga yang tersedia di pasaran sesuai dengan peruntukkannya.

Disarankan untuk memulai rutinitas olahraga secara perlahan untuk tahu batas toleransi dan kemampuan kita.

Setiap orang dengan keluhan asam urat biasanya memiliki takaran yang berbeda-beda sesuai kondisi tubuhnya.

(*/ kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Asam Urat Kambuh, Apakah Boleh Dipaksa Berjalan?"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved