Breaking News:

India Kini Seperti Perang, Tangisan Dokter Tak Sanggup Menghadapi 'Tsunami' Covid-19

Infeksi telah menyebar begitu cepat sehingga rumah sakit benar-benar kebanjiran pasien. Ribuan orang ditolak. Obat sudah habis. Begitu juga dengan...

REUTERS/ADNAN ABIDI
Suasana kremasi masal mereka yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (Covid-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Senin (26/4/2021). India dihantam kengerian dengan lonjakan kasus Covid-19 mencetak rekor tertinggi dunia melampaui 17 juta kasus. 

"India sekarang mencatat 350.000 kasus infeksi covid-19 per hari. Para ahli selalu memperingatkan bahwa Covid-19 dapat mendatangkan malapetaka nyata di India."

BANGKAPOS.COM -- New Delhi, ibu kota India yang berpenduduk 20 juta jiwa, sedang mengalami gelombang bencana.

Tercatat 350.000 kasus infeksi covid-19 per hari

Saat ini krematorium penuh dengan mayat, seolah-olah perang baru saja terjadi. Api menyala sepanjang waktu.

Banyak tempat mengadakan kremasi massal, dan pada malam hari, di daerah tertentu di New Delhi, langit bersinar.

Penyakit dan kematian ada dimana-mana.

Baca juga: Orang-orang Super Kaya di India Kabur ke Inggris Gara-gara Covid-19, Tarif Sewa Jet Pribadi Melonjak

Seorang wartawan perang Irak, Jeffrey Gettleman, menceritakan betapa ngerinya kondisi di sana.

Sebagaimana diwartakan New York Times, Selasa (27/4/2021), India sekarang mencatat 350.000 kasus infeksi covid-19 per hari.

New Delhi, ibu kota India yang berpenduduk 20 juta jiwa, sedang mengalami gelombang bencana. Hal itu dilansir dari Intisari:'Langit Malam Kini Diterangi Sinar Kematian', Mantan Wartawan Perang Irak

Infeksi telah menyebar begitu cepat sehingga rumah sakit benar-benar kebanjiran pasien.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved