India Kini Seperti Perang, Tangisan Dokter Tak Sanggup Menghadapi 'Tsunami' Covid-19
Infeksi telah menyebar begitu cepat sehingga rumah sakit benar-benar kebanjiran pasien. Ribuan orang ditolak. Obat sudah habis. Begitu juga dengan...
Negara ini sangat besar dan dihuni 1,4 miliar orang dengan tingkat penduduk padat.
Dan di banyak tempat merupakan tempat-tempat yang sangat miskin.
India benar-benar menghadapi kehancuran di depan mata.
Sebagai koresponden asing selama hampir 20 tahun, Jeffrey Gettleman telah meliput zona pertempuran, diculik di Irak dan dijebloskan ke penjara di lebih dari beberapa tempat.
Namun kondisi di India sekarang ini lebih buruk dari medan pertempuran.
Baca juga: Markas Lekagak Telenggen Diserbu TNI-Polri, 9 Anggota KKB Tewas Dalam Baku Tembak di Distrik Gome
Baca juga: Raffi Sempat Kepincut Pesona Mantan Irwan M, Bercita-cita Ingin Punya Istri Seperti Desy Ratnasari
Varian baru yang dikenal sebagai "mutan ganda" menyebabkan banyak kerusakan.
Ilmu pengetahuannya masih awal tetapi dari apa yang diketahui, varian ini mengandung satu mutasi yang dapat membuat virus lebih menular dan mutasi lainnya yang mungkin membuatnya kebal sebagian terhadap vaksin.
Dokter sangat takut. Beberapa orang yang telah divaksinasi dua kali dan masih sakit parah.Ini pertanda buruk.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan situasi krisis virus corona di India sebagai
Tangisan Sang Dokter Tak Sanggup Hadapi Tsunami Covid-19 Gelombang Kedua
Krisis virus corona India itu benar-benar telah mencapai titik kritis. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan situasinya sebagai "sangat memilukan".
Dr Trupti Gilada, spesialis penyakit menular, berbagi pengalaman mengerikannya dalam memerangi virus itu di negaranya.
Video yang penuh emosional itu lantas menjadi viral. Berbicara dari mobilnya, dengan mengenakan masih mengenakan pakaian APD, dia berkata:
"Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Kami begitu tidak berdaya."
Sambil menangis, dia melanjutkan: "Kami harus menangani begitu banyak pasien."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/28042021-suasana-kremasi-masal-mereka-yang-meninggal-dunia-akibat-penyakit-virus-corona-india.jpg)