Senin, 18 Mei 2026

India Kini Seperti Perang, Tangisan Dokter Tak Sanggup Menghadapi 'Tsunami' Covid-19

Infeksi telah menyebar begitu cepat sehingga rumah sakit benar-benar kebanjiran pasien. Ribuan orang ditolak. Obat sudah habis. Begitu juga dengan...

Tayang:
REUTERS/ADNAN ABIDI
Suasana kremasi masal mereka yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (Covid-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Senin (26/4/2021). India dihantam kengerian dengan lonjakan kasus Covid-19 mencetak rekor tertinggi dunia melampaui 17 juta kasus. 

Saat ini, India memiliki jumlah kasus tertinggi kedua dari negara manapun di dunia.

Secara keseluruhan, sejauh ini terdapat lebih dari 17,6 juta orang yang terinfeksi virus corona di India.

Ada 197.954 kasus kematian dan sejauh ini 117.795.008 orang telah divaksinasi.

Negara Asia ini mengalami gelombang kedua pandemi yang menghancurkan, dengan rumah sakit penuh sesak, krematorium kewalahan dan kekurangan tabung oksigen dan obat-obatan di mana-mana..

Banyak dari kasus ini didorong oleh varian Covid baru.

Ahli virologi mengatakan mereka memperkirakan tingkat infeksi akan terus meningkat selama dua hingga tiga minggu ke depan.

Inggris sendiri mengirim 200 buah peralatan medis, termasuk ventilator dan konsentrator oksigen.

Namun itu masih sedikit dibanding dengan jumlah pasien di negara berpenduduk 1,3 miliar orang.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden juga telah berjanji untuk mengirimkan hingga 60 juta dosis vaksin Oxford / AstraZeneca ke luar negeri, dengan banyak yang percaya India dapat menjadi penerima utama.

WHO sendiri sedang berupaya untuk mengirimkan 4.000 konsentrator oksigen ke India dalam upaya menyelamatkan nyawa.

Sementara banyak organisasi global yang mencoba membantu warga India.

Mereka lalu meminta bantuan warga dunia lainnya untuk menyumbangkan uang kepada beberapa organisasi seperti GiveIndia atau Palang Merah Inggris.

Targetnya selain peralatan medis, maka bantuan akan berupa makanan.

(*/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved