Minggu, 12 April 2026

Euro 2020

Istri dan Pacar Pemain Inggris Dilarang Masuk Hotel Tim Selama Euro 2020

Tim Inggris tidak akan diizinkan dikunjungi oleh istri atau keluarga selama Euro 2020

TWITTER.COM/UEFAEURO
Drawing play-off Euro 2020 berlangsung di Nyon, Swiss, 22 November 2019. 

BANGKAPOS.COM - Para istri dan pacar para pemain timnas Inggris dilarang datang ke hotel markas tim Three Lions selama Euro 2020.

Salah satu alasannya adalah karena protokol Covid-19.

Tim Inggris tidak akan diizinkan dikunjungi oleh istri atau keluarga selama Euro 2020.

Sebagaimana dilansir Bangkapos.com dari Tribunnews.com, Pacar dan Istri Pemain Inggris Dilarang Masuk Hotel Tim Selama Euro 2020 dari 11 Juni-11 Juli

UEFA telah melarang langkah tersebut untuk memastikan amannya sistem gelembung bio-secure selama Euro 2020.

Tetapi, manajer timnas Inggris, Gareth Southgate masih berharap tim dapat memiliki sedikit waktu bersama keluarganya selama turnamen Euro 2020.

Southgate masih tetap berharap mengizinkan anggota keluarga mengakses ke markas tim.

Baca juga: Syahrini Ingin Hijrah tapi Tak Mau Buru-buru Berhijab, Intip Penampilan Terbaru Istri Reino Barack

Baca juga: Hasil Autopsi Jasad Komposer Musik Gereja di Bengawan Solo, Tak Ada Tanda Tenggelam dan Kekerasan

Baca juga: Pengaruh Gerhana Bulan Total, BMKG Ingatkan Beberapa Wilayah Berpotensi Banjir Rob 26-31 Mei

Manajer Inggris Gareth Southgate telah mengungkapkan UEFA telah menerapkan peraturan ketat yang harus diikuti oleh tim-tim peserta Euro sepanjang kejuaraan untuk menjaga kompetisi tetap aman bagi Covid.

Euro 2020 akan dimulai pada bulan Juni setelah ditunda tahun lalu karena pandemi virus corona global.

Kompetisi ini akan berlangsung di 11 negara berbeda di Eropa dengan semifinal dan final diselenggarakan di Stadion Wembley.

Southgate berkata: 'Kami tidak akan bisa membiarkan orang masuk' katanya dikutip dari Dailymail.

Baca juga: Buruh Gelar Aksi Kampanye Boikot Indomaret

Baca juga: Anaknya Tak Diakui, Istri Pertama Hotma Sitompul Sindir Bams: Jangan Cuma Banggain Anak Tiri

"Ada dekrit yang jelas dari UEFA tentang seperti apa gelembung itu agar kita bisa seaman mungkin dari upaya yang kita bisa buat.

"Memang, ini tidak akan bisa 100 persen terhindar dari kegagalan. Tetapi kami sebisa mungkin harus mematuhinya.

"Kami berharap suatu saat kami dapat membiarkan para pemain memiliki sedikit waktu di rumah mereka.

"Tapi itu terus-menerus dipertimbangkan dan dinilai. Ini akan menjadi pilihan bagi kami jika kami bisa", ucapnya

"Tapi tentu saja, kita harus memantau tidak hanya situasi kita sendiri, tetapi di mana kita sebagai negara, apa varian virusnya, apa pedoman pemerintahnya," paparnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved