Minggu, 31 Mei 2026

6 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Tekuni Budidaya Ulat Hongkong

Selama burung kicauan ataupun ikan hias masih menjadi hobi dan dibudidayakan oleh masyarakat, ulat hongkong  akan laris manis di pasaran.

Tayang:
Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
6 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Tekuni Budidaya Ulat Hongkong - Ribuan ulat hongkong di peternakan Acik, di Jalan Letkol Saleh Ode, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Rabu (2/6/2021). 

2. Tempatkan ulat hongkong di wadah berbeda

Ulat Hong Kong mengalami metamorfosis yang sempurna. Ulat Hongkong berada di fase larva setidaknya selama 8-10 minggu. Maka dari itu saat ulat berubah  menjadi kumbang, pastikan pupa ulat Hong Kong dipindahkan ke wadah yang berbeda.

Kebanyakan spesies kumbang adalah karnivora dan akan memakan ulat hongkong tersebut. Apabila tidak, kumbang dan ulat akan memakan pupa tersebut jika tidak dipindahkan.

Ribuan ulat Hong Kong di peternakan Acik, di Jalan Letkol Saleh Ode, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Rabu (02/06/2021).
Ribuan ulat Hong Kong di peternakan Acik, di Jalan Letkol Saleh Ode, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Rabu (02/06/2021). (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Jika terdapat pupa di dalam wadah ulat Hongkong, pindahkan pupa tersebut ke wadah yang dilapisi tisu.

Pupa akan menempel pada lapisan tisu tersebut ketika bermetamorfosis.

Ulat Hongkong berada di tahap pupa selama 6-24 hari.

3. Ganti lapisan wadah satu minggu sekali

Anda harus menambahkan lebih banyak makanan apabila habis. Ganti lapisan bawah wadah setelah beberapa minggu. Pastikan lapisan bawah wadah bebas dari jamur dan tidak berbau busuk.

Kita dapat menggunakan saringan untuk memisahkan ulat Hongkong dari lapisan bawah wadah ketika akan diganti.

Ini juga bisa dilakukan untuk memindahkan ulat Hongkong dari wadah untuk berbagai tujuan lain seperti menghindari predator seperti cicak.

4. Beri makan dan minum

Kumbang dan larva memakan makanan yang sama. Selalu cek makanan ulat dan kumbang setiap harinya.

Minimal ulat hongkong dan Kumbang harus diberi makan secukupnya setiap harinya. Untuk makan ulat dan kumbang cukup diberi pelet ikan maupun pollard gandum atau dedak.

Selain itu, untuk minum jangan lupa beri ulat Hong Kong timun atau pepaya muda. Sebab kedua buah-buahan tersebut merupakan sumber minum bagi ulat dengan wana kuning kecoklatan ini.

5. Perhatikan suhu ruangan

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved