Breaking News:

6 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Tekuni Budidaya Ulat Hongkong

Selama burung kicauan ataupun ikan hias masih menjadi hobi dan dibudidayakan oleh masyarakat, ulat hongkong  akan laris manis di pasaran.

Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
6 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Tekuni Budidaya Ulat Hongkong - Ribuan ulat hongkong di peternakan Acik, di Jalan Letkol Saleh Ode, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Rabu (2/6/2021). 

Ulat Hongkong berada di tahap pupa selama 6-24 hari.

3. Ganti lapisan wadah satu minggu sekali

Anda harus menambahkan lebih banyak makanan apabila habis. Ganti lapisan bawah wadah setelah beberapa minggu. Pastikan lapisan bawah wadah bebas dari jamur dan tidak berbau busuk.

Kita dapat menggunakan saringan untuk memisahkan ulat Hongkong dari lapisan bawah wadah ketika akan diganti.

Ini juga bisa dilakukan untuk memindahkan ulat Hongkong dari wadah untuk berbagai tujuan lain seperti menghindari predator seperti cicak.

4. Beri makan dan minum

Kumbang dan larva memakan makanan yang sama. Selalu cek makanan ulat dan kumbang setiap harinya.

Minimal ulat hongkong dan Kumbang harus diberi makan secukupnya setiap harinya. Untuk makan ulat dan kumbang cukup diberi pelet ikan maupun pollard gandum atau dedak.

Selain itu, untuk minum jangan lupa beri ulat Hong Kong timun atau pepaya muda. Sebab kedua buah-buahan tersebut merupakan sumber minum bagi ulat dengan wana kuning kecoklatan ini.

5. Perhatikan suhu ruangan

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved