Kolesterol
Usia Muda Memang Belum Tentu Punya Kolesterol Tinggi, Tapi Sebaiknya Hindari 5 Pemicu Berikut Ini
Anda yang berusia muda memang belum tentu punya kolesterol tinggi. Tapi, bukan berarti penyebabnya tak perlu dihindari.
BANGKAPOS.COM - Anda yang berusia muda memang belum tentu punya kolesterol tinggi.
Tapi, bukan penyebabnya tak perlu dihindari.
Seperti diketahui, kolesterol adalah momok bagi banyak orang.
Biasanya kaum muda belum terlalu khawatir terhadap kolesterol tinggi.
Kekhawatiran baru datang ketika usia sudah merayap paruh baya. Namun, fakta yang terjadi belakangan ini bicara lain.
Contohnya seperti yang terjadi pada Sinta, seorang karyawati berusia 28 tahun.
Beberapa bulan belakangan ini, ia sering mengeluh sakit kepala. Awalnya, Sinta mengira hal itu terjadi karena stres.
Tetapi, setelah memeriksakan diri ke dokter, barulah ketahuan bahwa ia mengidap kolesterol tinggi.
Namun, menurut dr Cornel Fleming, dokter umum yang berpraktik di London, sakit kepala tidak bisa serta-merta dianggap sebagai gejala kolesterol.
"Sakit kepala bisa berarti apa saja. Kolesterol tinggi nyaris tidak menimbulkan gejala, terutama dalam pandangan awam. Namun risikonya bisa berbahaya, bisa menyebabkan stroke, lumpuh, penyakit jantung, dan gangguan pankreas," demikian Fleming menjelaskan.
Lebih lanjut Fleming menganjurkan kita supaya tidak terlalu memandang buruk kolesterol.
Pasalnya, kolesterol adalah salah satu jenis lemak yang penting bagi tubuh.
Kolesterol dibutuhkan guna mendukung fungsi sistem organ vital dan metabolisme tubuh.
Kolesterol harus dijaga agar kadar lemak baik (HDL) tinggi dan lemak jahat (LDL) rendah supaya tidak divonis mengidap kolesterol tinggi.
Penyebab kolesterol tinggi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-kolesterol-tinggi-ilustrasi-kolesterol-tinggi.jpg)