Awas, 6 Jenis Makanan Ini Bisa Menyebabkan Peradangan
Peradangan adalah cara alami tubuh untuk melindungi diri saat terluka atau sakit.
BANGKAPOS.COM - Peradangan adalah cara alami tubuh untuk melindungi diri saat terluka atau sakit.
Dari segi kesehatan, peradangan bisa baik dan buruk tergantung situasinya.
Misalnya, ketika lutut terkena benturan.
Setelah terbentur, ada jaringan yang terluka dan membutuhkan perawatan atau perlindungan.
Bagian itu pada umumnya akan mengalami peradangan ketika tubuh akan memperbaiki diri.
Dengan demikian, peradangan dapat membantu tubuh mempertahankan diri dari penyakit dan merangsang penyembuhan.
Tetapi di sisi lain, peradangan kronis dan berkelanjutan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.
Menariknya, makanan yang Anda makan bisa sangat memengaruhi peradangan di tubuh.
Berikut ini adalah makanan yang bisa menyebabkan peradangan:
1. Gula
Gula meja (sukrosa) dan sirop jagung fruktosa tinggi (HFCS) adalah dua jenis utama gula tambahan dalam makanan.
Gula terdiri dari 50 persen glukosa dan 50 persen fruktosa, sedangkan sirop jagung fruktosa tinggi bisa mengandung sekitar 45 persen glukosa dan 55 persen fruktosa.
Melansir Health Line, salah satu alasan mengapa gula tambahan berbahaya adalah karena dapat meningkatkan peradangan, yang dapat menyebabkan penyakit.
Dalam sebuah penelitian, tikus yang diberi diet sukrosa tinggi mengembangkan kanker payudara yang menyebar ke paru-paru mereka, sebagian karena respons inflamasi terhadap gula.
Dalam studi lain, efek anti-inflamasi dari asam lemak omega-3 terganggu pada tikus yang diberi makanan tinggi gula.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sosis-menjadi-salah-satu-makanan-yang-disukai-masyarakat-karena-murah-dan-praktis.jpg)