Pondok Tahfidz Guntur Terbakar
Terbakar dan Robohnya Pesantren Kami, Kisah Ustazah Menerobos Kobaran Api Besar Demi Jaga Amanah
Rasanya pengin menangis mendengar kisahnya| Ustazah Vitria berlari sambil memadamkan api di jilbabnya| Ia berjuang mati-matian demi menjaga amanah
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Korban kebakaran Pondok Pesantren atau Ponpes Tahfidz Guntur, di Dusun Pengkalen Batu, Desa Ranggung, Kecamatan Payung, Bangka Selatan pada Mingu (6/6/2021) itu bernama Vitria Anjelika.
Kini ia tengah dirawat di Rumah Sakit (RS) Kalbu Intan Medika (KIM), Pangkalpinang.
Bangkapos.com bertemu Ustazah Vitria Anjelika, Senin (7/6/2021) kemarin.
Ustazah yang masih berusia 18 tahun dan baru 10 hari mengejar di Tahfidz Guntur itu tampak terbaring lemas.
Tangan kanan dan kirinya bahkan punggungnya dipenuhi perban.
Tubuhnya ditutupi kain.
Jarum infus tampak menempel di bahu kanannya.
Kepada bangkapos.com, dia berbagi cerita dramatis mengenai detik-detik kejadian.
Saat itu, Ustazah Vitria Anjelika terbangun sekitar jam 3 pagi setelah merasakan suhu panas di dalam kamar.
Ternyata kebakaran.
Alangkah kagetnya Ustazah Vitria saat itu.
Saat kejadian, di ponpes tersebut ada satu ustazah, satu ustaz, 3 santriwati, dan 7 santri yang menginap.
Ia bergegas membangunkan para santriwati yang masih tertidur.
Ustazah Vitria langsung menerobos api naik ke lantai dua.
"Saat jam 3 fajar terbangun karena merasakan panas. Saat terbangun api sudah mulai membesar daerah pojok kamar yang perempuan. Saat terbangun langsung memanggil ustaz," kata Ustazah kepada Bangkapos.com, Senin (7/6/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210606-ponpes-terbakar-789.jpg)