Pondok Tahfidz Guntur Terbakar
Terbakar dan Robohnya Pesantren Kami, Kisah Ustazah Menerobos Kobaran Api Besar Demi Jaga Amanah
Rasanya pengin menangis mendengar kisahnya| Ustazah Vitria berlari sambil memadamkan api di jilbabnya| Ia berjuang mati-matian demi menjaga amanah
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Dua santriwati, Cahaya dan Sinta yang dibangunkan Ustazah Vitria langsung disuruh ke bawah menyelamatkan diri.
Sementara itu ada satu lagi santriwati, Mahatul, yang memang susah bangun.
Ustazah Vitria kemali menerobos api untuk membangunkannya.
Mahatul bangun dan segera disuruh menyelamatkan diri.
"Setelah bangun langsung membawanya ke bawah sambil memapahnya. Apinya dari atas posisinya kan pondok jadi apinya sudah ke bawah semua," ucapnya.
Ustazah Vitria teringat di bawah tempat mengajar ada satu unit motor milik seorang ustaz.
Ia pun berusaha menyelamatkan motor tersebut.
"Saya sekuat tenaga menyelamatkan motor dibawa agak menjauh dari kobaran api," lanjutnya.
Motor selamat, Ustadzah itu kembali teringat dengan uang yayasan.
Ia menerobos api yang telah membakar pondok.
"Karena itu uang yayasan saya enggak punya uang untuk menggantikannya. Saat itu api sudah menyebar ke seluruh pondok tetapi saya nekat masuk lagi sendiri ke dalam untuk menyelamatkan uang yayasan tersebut melalui pintu yang sudah penuh dengan api," jelasnya.
Baca juga: Iskandar Ajak Masyarakat Babel Bantu Pembangunan Kembali Ponpes Tahfidz Guntur yang Terbakar
Saat menerobos, api sudah melalap jilbab ustazah.
Ustazah Vitria nyaris terjebak.
"Karena api sudah besar banget jadi tidak mungkin saya turun ke bawah pelan pelan melalui tangga, jadi saya memilih untuk terjun dari lantai atas," sambungnya.
Setelah terjun ke bawah dari ketinggian kurang lebih 3 meter, Ustazah Vitria berlari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210606-ponpes-terbakar-789.jpg)