Jangan Anggap Enteng Stroke Ringan, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Stroke ringan terjadi ketika bagian otak mengalami kekurangan aliran darah sementara.
BANGKAPOS.COM - Stroke ringan dalam bahasa medis disebut juga serangan iskemik transien (sesaat) atau transient ischaemic attack (TIA).
Stroke ringan terjadi ketika bagian otak mengalami kekurangan aliran darah sementara.
Melansir Healthline dan Medical News Today, kondisi ini menyebabkan gejala seperti stroke yang sembuh dalam 24 jam.
Tidak seperti stroke, stroke ringan tidak menyebabkan cacat permanen.
Baca juga: Cegah Penuaan Dini Dengan Mengonsumsi 7 Makanan Ini
Karena gejala stroke ringan dan gejala stroke hampir sama, seseorang harus segera mencari pertolongan darurat jika mengalami gejala apa pun.
Mengetahui tanda-tanda stroke ringan dapat membantu seseorang mendapatkan perawatan yang dibutuhkan sedini mungkin.
Sekitar 1 dari 3 orang yang mengalami stroke ringan kemudian mengalami stroke sehingga pengobatan dini sangat penting.
Gejala
Stroke ringan mungkin sulit untuk diidentifikasi, tetapi ada beberapa gejala yang mungkin bisa dijadikan patokan.
Baca juga: Mau Menurunkan Darah Tinggi? Ini 6 Jenis Minuman yang Bisa Dicoba
Berikut beberapa gejala umum yang sering terjadi pada penderita stroke ringan.
* disfasia atau gangguan bahasa
* disartria atau kesulitan saat berbicara
* perubahan penglihatan
* kebingungan
* masalah keseimbangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/stroke-bisa-menyerang-usia-muda-freepik.jpg)