Minggu, 12 April 2026

Asam Urat

Penderita Asam Urat Mengonsumsi Susu, Bolehkah? Begini Penjelasannya

Saat ingin mengonsumsi produk susu rendah lemak, periksa kembali labelnya untuk memastikan bahwa produk tersebut benar-benar mengandung susu....

freepik.com
Susu rendah lemak. 

Penderita Asam Urat Mengonsumsi Susu, Bolehkah? Begini Penjelasannya

BANGKAPOS.COM -- Asam urat penyakit yang umum diderita oleh masyarakat.

Penyakit ini tidak bersifat menular tapi asam urat bisa menyerang siapa saja, laki-laki atau perempuan.

Adapun salah satu cara terbaik untuk menjaga kadar asam urat tetap normal adalah membatasi atau menghindari makanan yang kaya purin.

Purin merupakan bahan kimia yang secara alami terdapat dalam tubuh dan ditemukan pula dalam berbagai makanan.

Ketika tubuh memecah purin, asam urat akan diproduksi. Asam urat yang berlebihan akan membentuk kristal yang menimbulkan rasa nyeri dan bengkak pada persendian.

Baca juga: Cabai Rawit Ternyata Bisa Meredakan Nyeri dan Bengkak Akibat Asam Urat, Begin Cara Meraciknya

Dengan demikian, mengatur makanan dan minuman yang dikonsumsi sangat penting bagi penderita asam urat.

Salah satu yang mungkin masih menjadi pertanyaan adalah apakah susu termasuk minuman yang tak boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat?

Apakah produk turunan susu tidak mengakibatkan kenaikan kadar asam urat dalam darah?

Susu dan asam urat

Dilansir dari Healthline, 24 Mei 2019, penderita asam urat masih diperbolehkan mengonsumsi susu.

Menurut Arthritis Foundation, penelitian menunjukkan bahwa minum susu rendah lemak justru mampu mengurangi kadar asam urat dan menurunkan risiko penyakit asam urat.

Hal ini berlaku untuk semua produk susu rendah lemak, seperti yogurt rendah lemak yang lezat dan menyegarkan.

Baca juga: Lima Vitamin Terbaik untuk Asam Urat, dari Vitamin C Hingga Suplemen Kunyit

Selain itu, ada beberapa jenis keju yang juga rendah lemak, seperti keju mozzarella, parmesan, cheddar, feta, krim keju, dan keju Amerika.

Saat ingin mengonsumsi produk susu rendah lemak, periksa kembali labelnya untuk memastikan bahwa produk tersebut benar-benar mengandung susu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved