Jumat, 17 April 2026

Diabetes

4 Cara Mengelola Penyakit Diabetes Tipe 2

Tingginya kadar gula darah dalam tubuh ini salah satunya dapat mempercepat pengerasan pembuluh darah arteri.

Editor: suhendri
freepik
Ilustrasi diabetes 

BANGKAPOS.COM - Penyakit diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling sering terjadi.

Bahkan, 90-95 persen penderita diabetes dilaporkan mengalami penyakit diabetes tipe 2.

Penyakit diabetes tipe ini biasanya terjadi pada usia di atas 40 tahun.

Baca juga: Ketahui 5 Manfaat Lengkuas bagi Kesehatan

Tetapi belakangan, peningkatan jumlah anak dengan obesitas telah menyebabkan lebih banyak kasus diabetes tipe 2 pada anak muda.

Merangkum Health Line, berbeda dengan orang dengan diabetes tipe 1, di mana tubuh mereka tidak dapat memproduksi insulin, penderita diabetes tipe 2 memiliki resistensi insulin.

Insulin adalah hormon yang berfungsi membantu gula darah (glukosa) masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi.

Tubuh orang dengan diabetes tipe 2 masih bisa memproduksi insulin, tetapi tidak dapat menggunakannya secara efektif dan efisien.

Kondisi ini bisa memaksa pankreas bekerja lebih keras untuk menghasilkan lebih banyak insulin untuk mencoba memasukkan glukosa ke dalam sel.

Seiring waktu, hal itu bisa merusak sel di pankreas dan para gilirannya pankreas bisa jadi tidak dapat menghasilkan insulin apa pun.

Jika tubuh tidak memproduksi insulin atau tidak bisa menggunakannya secara efisien, glukosa dapat menumpuk di aliran darah.

Sementara itu, tingginya kadar gula darah dalam tubuh ini salah satunya dapat mempercepat pengerasan pembuluh darah arteri.

Kondisi ini pada gilirannya bisa menyebabkan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Baca juga: Pria Tak Boleh Mengabaikan 11 Masalah Kesehatan Ini

Apakah penyakit diabetes tipe 2 bisa sembuh?

Ketika didiagnosis mengalami penyakit diabetes tipe 2, banyak orang mungkin akan langsung bertanya-tanya apakah penyakit ini bisa sembuh atau tidak.

Melansir Medical News Today, pada dasarnya diabetes tipe 2 adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved