Diabetes
Ini Golongan Darah yang Dianggap Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes
Satu dari setiap empat orang dengan diabetes tidak tahu bahwa mereka memiliki penyakit tersebut.
Adapun orang dengan golongan darah negatif (Rh-) tidak ditemukan hal demikian.
Apa hubungannya golongan darah dengan penyakit autoimun?
Penyakit autoimun adalah suatu kondisi yang berkembang ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh.
Belum jelas mengapa beberapa orang mengembangkan penyakit autoimun.
Tetapi, diperkirakan bahwa faktor genetik dan lingkungan dapat berperan atas kejadian itu.
Beberapa kondisi autoimun, seperti multiple sclerosis (MS) ditemukan lebih sering terjadi pada orang dengan riwayat keluarga penyakit ini.
Penelitian juga menemukan bahwa wanita hampir dua kali lebih mungkin mengembangkan penyakit autoimun dibandingkan pria.
Merangkum WebMD, ada bukti bahwa beberapa penyakit autoimun lebih sering terjadi pada orang dengan golongan darah tertentu.
Tetapi, hasil dari banyak penelitian yang meneliti hubungan antara penyakit autoimun dan golongan darah tidak konsisten, sering kali karena ukuran sampel yang kecil.
Golongan darah yang dianggap bisa meningkatkan risiko diabetes
Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin.
Insulin sendiri adalah hormon yang berfungsi untuk membantu sel-sel tubuh mengambil gula dari darah dan mengubahnya menjadi energi.
Dilansir Health Line, diabetes tipe 1 adalah penyakit yang dianggap sebagai penyakit autoimun di mana tubuh penderita menyerang sel-sel di pankreas.
Akibatnya, tubuh menjadi tidak dapat memproduksi insulin.
Sementara itu, diabetes tipe 2 adalah ketika tubuh menjadi resisten terhadap hormon insulin atau tidak menghasilkan cukup insulin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes-melitus-2021.jpg)