Breaking News:

Waspadai Happy Hypoxia, Gejala Covid-19 yang Sering Tidak Disadari Tetapi Berisiko Fatal

Happy hypoxia syndrome atau dikenal dengan happy hypoxia adalah kondisi saat kadar oksigen menurun tetapi penderita sekilas terlihat normal

Editor: suhendri
freepik.com
Ilustrasi pasien corona. 

BANGKAPOS.COM - Happy hypoxia merupakan salah satu gejala Covid-19 yang kerap tidak disadari tetapi berisiko fatal.

Happy hypoxia syndrome atau dikenal dengan happy hypoxia adalah kondisi saat kadar oksigen menurun tetapi penderita sekilas terlihat normal.

Biasanya, orang yang saturasi oksigennya menurun akan mengalami tanda kekurangan oksigen seperti sesak napas, terengah-engah, sakit kepala dan gelisah, atau sebagian kulit terlihat kebiruan.

Baca juga: Tanpa Obat, Ini 5 Cara Menurunkan Asam Urat Tinggi

Terdapat beberapa temuan kasus happy hypoxia pada penderita Covid-19 di Indonesia.

Melansir Antara, Kamis (8/7/2021), salah satu kepala puskesmas di Bengkayang, Kalimantan Barat, meninggal dunia setelah mengalami happy hypoxia.

Dilansir dari laman resmi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RS Persahabatan Jakarta juga telah melaporkan beberapa kasus happy hypoxia sejak Maret 2020 lalu.

Salah satu pasien Covid-19 dengan happy hypoxia yang dirawat di RS setempat, kadar saturasi oksigennya sudah menurun tetapi kondisinya masih bisa berjalan ke kamar mandi, mampu menelepon, dan tidak terlihat sesak napas.

Untuk mewaspadai gejala Covid-19 ini, kenali apa itu happy hypoxia, gejala, sampai cara mencegahnya yang perlu diketahui.

Baca juga: Waspadai 6 Ciri Asam Lambung Naik, Bukan Hanya Mual dan Sakit Perut

Apa itu happy hypoxia?

Seperti disinggung di atas, happy hypoxia adalah kondisi saat kadar oksigen dalam rendah tetapi penderita tidak menunjukkan gejala kekurangan oksigen seperti sesak napas.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved