Kesehatan Jantung
Waspadai 5 Faktor Risiko Serangan Jantung yang Jarang Diketahui Ini
Kombinasi antara suhu dingin dan aktivitas fisik berat bisa memberikan ketegangan berlebih pada jantung.
Kardiomiopati Takotsubo dianggap sebagai hasil dari kejang arteri.
5. Kondisi medis terkait
Ketika Anda didiagnosis dengan kondisi medis serius yang tampaknya tidak berhubungan dengan organ jantung Anda, risiko serangan jantung mungkin tidak terlintas dalam pikiran Anda.
Baca juga: Awas, Penyakit Tipes Bisa Menular, Ketahui Gejala dan Cara Mengobatinya
Untuk alasan ini, peran kondisi tertentu dalam meningkatkan risiko serangan jantung sering disepelekan.
Melansir Very Well Health, kondisi yang diketahui dapat meningkatkan risiko serangan jantung meliputi:
* Rheumatoid arthritis, lupus, dan penyakit radang lainnya yang dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah
* Preeklamsia (meningkatkan tekanan darah)
* Diabetes gestasional (sangat meningkatkan risiko serangan jantung)
* Sleep apnea (menyebabkan penyakit jantung agresif yang meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 30 persen selama lima tahun)
* Radiasi sebelumnya ke dada (terutama untuk kanker payudara kiri yang dapat merusak jantung)
Setiap orang dengan salah satu dari kondisi ini harus menemui ahli jantung selain dokter reguler mereka. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 5 Faktor Risiko Serangan Jantung yang Jarang Diketahui
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/19022020_ilustrasi-serangan-jantung1.jpg)