Selasa, 21 April 2026

Bangka Pos Hari Ini

Kanim Imigrasi Pangkalpinang Berbagi, Sambangi Warga Beri Bantuan Beras

ROHAYA terlihat kaget saat rumah­nya di bantaran sungai, kawasan Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkal­pinang.

Editor: Fitri Wahyuni
Bangka Pos/Cepi Marlianto
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Darmunansyah, saat hendak memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di bantaran sungai, kawasan Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Kamis (29/7). 

“Jadi, kami hari ini (Kamis, 29/7--red) membagikan paket sembako untuk mereka yang terdampak Covid-19, yang hidupnya susah maupun yang terpapar juga ada kita bagikan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Darmunansyah.

Dia menyebutkan, setidak­nya ada 90 paket sembako yang mereka bagikan dalam rangka “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” tersebut.

“Tersebar di lima titik, ada Kelurahan Selindung Baru, Kelurahan Tua Tunu, Kelurahan Girimaya, Kelurahan Lontong Pancur, dan Kelurahan Pangkalbalam,” tuturnya.

Pantauan Bangka Pos, Darmunansyah bersama beberapa stafnya menyisir bantaran sungai kawasan Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam.

Bila ditemukan warga yang dirasakan butuh bantuan, maka akan diberikan sembako untuk bertahan dari pandemi Covid-19, terutama selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.
Darmunansyah berharap, kegiatan seperti ini terus dilakukan agar dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi.

“Mungkin beberapa bulan sekali nanti akan diadakan dari Kantor Imigrasi Pangkalpinang sendiri, ucapnya.

“Kalau hari ini memang dari pusat. Semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban mereka,” lanjut Darmunansyah.

Baca juga: Jadwal Tes Cek Fisik Bagi CPNS Satpol PP, Rajin Pantau Sosial Media, Tidak Hadir Dinyatakan Gugur

Sementara itu, Ketua RT 04, Kelurahan Lontong Pancur, Mita menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang tersebut.

“Saya sebagai ketua RT sangat berterima kasih de­ngan adanya bantuan Kumham Peduli, semoga makin sukses,” ujar Mita.

Ia menyebut sebagian besar penduduk di bantaran su­ngai tersebut memang masuk dalam kategori kurang mampu yang terdampak PPKM.

“Mayoritas masyarakat di sini berprofesi sebagai nelayan. Ada juga janda yang memang membutuhkan bantuan,” kata Mita. (*)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved