Rabu, 8 April 2026

Berita Bangka Selatan

Terjadi di Toboali, Tembakan Peringatan Tak Mempan, Wiwin Malah Membabi Buta Bacok Briptu Yasef

Mendapat serangan Yasef Iskandar kemudian segera mengambil senjata api miliknya. Pistol kemudian diacungkan sembari memperingatkan untuk melepaskan

Editor: khamelia
(Ist/Polres Bangka Selatan)
Wiwin (35) (tak mengenakan baju) saat berhasil diamankan di Mapolres Bangka Selatan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -‑ Briptu Yasef Iskandar (26) menderita luka akibat dibacok Wiwin Hari Yanto (35) dengan parang di Gang Cempaka Jalan Damai Kelurahan Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali Kamis (5/8) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kejadian bermula ketika korban bersama tiga rekannya yaitu Agus (17), Jesen (17) dan Lintar (19) pulang dari GOR Kabupaten Bangka Selatan dan bersantai di rumahnya.

Tak lama setelah itu Wiwin Hari Yanto mendatangi Yasef Iskandar sambil membawa parang. Tanpa pikir panjang Wiwin mengayunkan parang ke bagian belakang.

Baca juga: Warga Belinyu yang Nekat Ambil Paksa Jenazah dari RSUD Sungailiat Terjangkit Covid, Ini Kata Polisi

"Saat pelaku mengayunkan pedang itu tidak mengenai personel kita," ungkap Kabag Ops Polres Bangka Selatan AKP Surtan Sitorus, Jumat (6/8).

Mendapat serangan Yasef Iskandar kemudian segera mengambil senjata api miliknya. Pistol kemudian diacungkan sembari memperingatkan untuk melepaskan parang yang dihunusnya.

Karena Wiwin tak melepaskan parang yang dihunusnya Yasef kemudian mengangkat pistol dan melepaskan tembakan peringatan ke atas. Namun disaat itu Wiwin kemudian menyerang membabi buta membacok berkali-kali.

Baca juga: Dokter Singapura Ini Kaya Raya Bisnis Medis di Masa Pandemi, Punya 60 Klinik Vaksin Covid-19

"Saat memberikan tembakan peringatan, pelaku malah langsung mengayunkan parang yang dipegangnnya ke arah korban dan mengakibatkan personel kita ini terluka pada bagian kepala, leher hingga lengan," ujar Sitorus.

Agus teman korban sempat menahan aksi brutal Wiwin dan menderita luka bacok.

“Akibat menderita luka bacok beberapa kali hingga akhirnya mengalami luka‑luka dan dilarikan ke Pusyandik Toboali untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Sitorus.

"Iya, ada teman korban yang diketahui bernama Agus yang membantu menahan pelaku melakukan aksi kejinya. Agus juga mengalami luka namun tidak separah Briptu Yasef Iskandar dan telah mendapatkan perawatan," ungkap Sitorus.

Baca juga: Libur Tahun Baru Islam 10 Agustus Digeser Jadi 11 Agustus 2021, Ini Alasan Pemerintah

Sitorus menyatakan Wiwin melakukan aksinya dalam keadaan pengaruh alkohol.

"Pelaku saat melakukan aksinya sedang dalam pengaruh minuman keras dan dalam keadaan mabuk," ujar Sitorus.

Semakin Membaik

Sementara itu Kepala Pelayanan Klinik Bakti Timah (Pusyandik) Toboali, Rian saat dikonfirmasi pada menyatakan perawatan terhadap Briptu Yasef Iskandar (26) masih berlangsung hingga kini, Jumat (6/8) malam .

Namun demikian saat ini kondisi pasien lanjutnya telah membaik setelah dilakukan upaya perawatan medis.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved