Pesan Kapolri Listyo Sigit untuk Warga Saat Kelonggaran PPKM
saat ini ada beberapa wilayah yang diberikan kelonggaran aktivitas masyarakat sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari....
Pesan Kapolri Listyo Sigit untuk Warga Saat Kelonggaran PPKM
BANGKAPOS.COM, YOGYA -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pelonggaran PPKM membuat angka positif Covid-19 di sejumlah daerah meningkat.
Hal itu disampaikan Jenderal Listyo saat bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin rapat pengarahan penanganan dan pengendalian Covid-19 bersama Forkopimda Klaten, Jawa Tengah (Jateng) pada Sabtu (21/8/2021) kemarin.
Sigit menyatakan pemerintah setiap minggu melakukan evaluasi kebijakan PPKM untuk menilai wilayah-wilayah mana yang harus dipertahankan level PPKM-nya.
Tak hanya itu, ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah DIY bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Sabtu (21/8/2021), juga megungkapkan, sampai saat ini pemerintah terus melakukan evaluasi tentang pelaksanaan PPKM, kemudian diberikan assessment.
Dalam Peninjauan yang dilakukan di Taman Budaya Kulonprogo, juga dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Sebut Ada Peningkatan Positif Covid-19 Setelah Dilakukan Pelonggaran PPKM
Baca juga: Siap Siap Hari Patah Hati Nasional, Ariel NOAH Akhirnya Bakal Menikah Setelah 13 Tahun Menduda
Baca juga: PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa, Lanjut Tidak Setelah 23 Agustus? Luhut Tegaskan Begini
Baca juga: Lagi, Pangkalpinang Tertinggi , Ini Sebaran 393 Kasus Covid-19 di Bangka Belitung pada 21 Agustus
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, saat ini ada beberapa wilayah yang diberikan kelonggaran aktivitas masyarakat sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari.
"Ini tentu berisiko terjadinya interaksi, untuk itu kita minta di tengah kelonggaran situasi yang ada, masyarakat tetap melaksanakan prokes dengan kuat," ujarnya.
Kapolri menambahkan vaksinasi salah satu hal yang akan ditingkatkan, tentunya kepada masyarakat diharapkan untuk dapat segera melaksanakan vaksin yang telah disediakan di gerai-gerai vaksin yang ada.
"Sehingga masyarakat yang melakukan aktivitasnya terlindungi oleh vaksin," tambahnya.
Kapolri turut menegaskan bahwa bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 dianjurkan untuk isolasi terpusat.
Menurutnya, kegiatan isolasi terpusat akan lebih baik dalam pengawasan dan segi obatnya.
Lebih lanjut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi menjelaskan di wilayah DIY saat ini telah mengalami tren penurunan angka terkonfirmasi dan angka kematian akibat Covid-19.
Baca juga: Wulan Guritno Akui Pernah Berantam di Mall, Aksinya Disaksikan Depan Umum, Lupa Dirinya Publik Figur
• Rizky Billar Rekam Perjuangan Istri Maksimal Layani Suami, Lesti Kejora Malah Bilang Gak Nyampe
Baca juga: 26 WNI Berhasil Dievakuasi dari Afghanistan, Izin Mendarat Pesawat TNI Sempat Ditunda
Baca juga: Jennifer Coppen Tampil Buka-bukaan, Pose Menggodanya Pikat Mata Netizen, Cuma Pakai Sehelai Kemeja
Baca juga: Doa Pelunas Utang Sesuai Ajaran Islam, Termasuk Doa Minta Dibukakan Pintu Rezeki
Menurutnya di DI Yogyakarta sempat mengalami kondisi yang mengkhawatirkan akibat terlambatnya pasien masuk ke rumah sakit karena takut melaporkan.
"Jadi takut ditesnya, atau malu ditesnya, saat masuk di rumah sakit sudah terlambat sehingga tidak tertolong," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210822-panglima-tni-marsekal-hadi-tjahjanto-bersama-kapolri-jenderal-listyo-sigit.jpg)