Kisah Ali yang 14 Hari Mendampingi dan Merawat pasien Covid-19, Kini Masih Terlihat Sehat
Kisah Ali yang 14 Hari Mendampingi dan Merawat pasien Covid-19, Kini Masih Terlihat Sehat
“Hanya istri beliau yang sempat dinyatakan positif sehingga harus menjalani karantina selama 22 hari di Balai Karantina. Namun sudah sejak lama dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke rumahnya di Toboali. Jadi terkait dengan kasus ini semuanya sudah clear,” imbuh Mikron.
Kasus pendeta Daniel ini menjadi anomali ketika dibandingkan dengan pemberitaan selama ini, dimana virus ini dianggap mudah menular.
Membuktikan informasi tersebut, Bangka Pos melakukan penelusuran langsung dan menemui sejumlah pihak yang terkait dengan kasus Pendeta Daniel.
Diantar oleh Moses Antonius (39) anak dari Pendeta Daniel, Bangka Pos diajak menuju ke rumah Pendeta Daniel yang tak lain adalah ayah kandung dari Moses, Minggu (7/6).
Berada persis di samping gereja GPdI Toboali, Jalan Sudirman Dalam, Bangka Pos dipersilakan masuk ke sebuah rumah dua lantai.
“Di rumah inilah papa (pendeta Daniel) tinggal bersama ibu dan kakak pertama kami. Rumah ini dihuni oleh enam orang,” kata Moses sambil mempersilakan Bangka Pos masuk.
Baca juga: Teganya Sang Suami, Aniaya Istri hingga Babak Belur, Sebabnya Tak Terima Dibangunkan Saat Tidur
Baca juga: Pria di Singkawang Akui Bisa Sembuhkan Penyakit, Gadis 20 Tahun Dirudapaksa, Diancam Jadi Gila
Baca juga: Oknum PNS ini Doyan Kawin Cerai, 6 Kali Cerai dan Nikah Lagi, Kini Dilaporkan Istri ke Kejati
Baca juga: Sedih Banget, Curhatan Karyawan yang Gajinya Dibayar Dalam Bentuk Pulsa Oleh Atasan Viral
• Waspada Penggunaan Aplikasi WhatsApp GB atau Mod, Data Pribadi Bisa Bocor dan Bisa Bawa Trojan
Di ruang tamu, Ribkha Salim (72) ibunda Moses yang duduk di sofa panjang berwarna putih tampak melemparkan senyum menyambut kedatangan Bangka Pos. “Mari silakan duduk,” kata Ribkha Salim.
Ribkha Salim adalah istri dari Pendeta Daniel Antonius yang pada akhirnya menjadi satu-satunya orang yang berstatus terpapar virus corona bersama dengan suaminya, Pendeta Daniel.
Ribkha Salim sempat dikarantina selama 22 hari di Balai Karantina Provinsi. Selama masa karantina tersebut, Ribkah Salim harus menjalani empat kali sweb. Dua kali sweb dinyatakn positif dan dua kali sweb terakhir hasilnya negatif.
Setelah dua hasil swab negatif inilah, ia kemudian dinyatakan sembuh, meski untuk pulang dari wisma karantina ia harus menunggu beberapa hari kemudian lantaran alasan pemulihan kesehatan.
“Tapi sejak dibawa ke Karantina, hingga saya boleh pulang, saya tidak mengalami sakit apapun. Saya sehat-sehat saja,” kat Ribkah.
Moses membenarkan bahwa dari kasus ayahnya, ibunya merupakan satu-satunya orang yang akhirnya divonis terpapar virus covid-19.
Moses menduga, ibunya bukan terpapar virus dari ayahnya saat di Toboali, tetapi sama-sama terpapar saat bersama dengan ayahnya mengikuti adara reuni di Jakarta.
Dugaan ini disampaikan Moses lantaran seluruh keluarga besar pernah berinteraksi erat dengan Daniel Antonius di rumah dan tidak ada satupun yang terpapar virus.
“Sempat Bang Heri Tendean (menantu) reaktif saat dilakukan rapid tes dan ikut diisolasi. Namun tidak sekalipun hasil swab dinyatakan positif,” imbuh Moses.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210731-ilustrasi-virus-corona-atau-covid-19.jpg)