Rabu, 15 April 2026

Kisah Ali yang 14 Hari Mendampingi dan Merawat pasien Covid-19, Kini Masih Terlihat Sehat

Kisah Ali yang 14 Hari Mendampingi dan Merawat pasien Covid-19, Kini Masih Terlihat Sehat

Kolase TribunNewsmaker - Kolase TribunNewsmaker - Unsplash dan Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ilustrasi 

Kisah Ali yang 14 Hari Mendampingi dan Merawat pasien Covid-19, Kini Masih Terlihat Sehat

BANGKAPOS.COM , PANGKALPINANG -- Kisah Ali Syahbana yang tak tertular setelah merawat pasien Covid-19 senada dengan cerita pendeta di Toboali, Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Adapun fakta bahwa seorang yang berdekatan dan bahkan merawat pasien Covid-19 bukan pertama kali terungkap di Bangka Belitung.

Seperti cerita Ali Syahbana, yang 14 hari mendampingi dan merawat istrinya yang positif terpapar Covid-19 dan tidak pernah tertular juga ditemukan di awal-awal Covid-19 masuk ke Bangka Belitung.

Ali yang mendampingi dan merawat istrinya ini tiga kali melakukan tes antigen.

Pertama tes antigen dilakukan setelah istrinya positif. Tes kedua dilakukan di pertengahan saat ia menemani istrinya di rumah sakit.

Baca juga: Cinta Tak Direstui, Sepasang Kekasih Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kamar Hotel, Nekat Akhiri Hidup

Baca juga: Ibu Ini Mau Minjam Uang untuk Beli Susu Anaknya, Malah Ketemu Baim Wong di Jalan

Baca juga: Video Terbaru Gisel Bikin Heboh Lagi, Pakaian Serba Hijau Ditonton Sampai 4,2 Juta Kali

Terakahir, Ali juga kembali melakukan tes antigen saat harus keluar rumah sakit lantaran harus mengantarkan jenazah istrinya ke peristirahatan terakhir.

Dari ketiga tes antigen yang dilakukan, Ali tak sekalipun dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Berinteraksi dengan orang terpapar Covid-19 namun tidak tertular ini bukan kali ini saja.

Sekitar bulan Juni 2020, Bangka Pos mencoba melakukan penelusuran terkait dengan kasus covid-19 di Bangka Belitung, tepatnya pada kasus kematian pertama di Bangka Belitung.

Kasus kematian pertama yang terkait dengan Covid-19 terjadi pada Daniel Antonius (72), seorang pendeta di Toboali, Bangka Selatan.

Dari kasus Daniel ini, Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Babel melakukan tracking terhadap 38 orang yang diketahui berinteraksi langsung dengan Daniel. Mereka semuanya dilakukan pengecekan kesehatan sesuai dengan protokol penanganan covid-19.

“Dari kasus tersebut, kita telah melakukan tracking terhadap 38 orang yang pernah kontak dengan pasien. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, satu orang yaitu istrinya sempat terpapar covid-19,” kata Mikron Antariksa, Ketua Sekretarit Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: Selingkuhan Tagih Janji Nikah Seorang Anggota DPRD Kota Batam yang Sudah Beristri, AT Ngaku Diperas

Bacakan Tiga Doa Ini Setiap Selesai Salat, Amalkan Agar Mendapatkan Pekerjaan dan Rezeki

Mikron memastikan, dari kasus Pendeta Daniel ini semuanya sudah clear.

Semua pihak yang pernah kontak dengan yang bersangkutan, juga sudah dinyatakan bebas dari paparan virus.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved