Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Harga Timah Lagi Bagus Bikin Tambang Liar Marak di Pangkalpinang, Satpol PP Siap Berantas

Kasatpol PP Kota Pangkalpinang Efran menyatakan tetap berkomitmen memberantas aktivitas penambangan di Kota Pangkalpinang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Ilustrasi penertiban tambang liar di Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Pangkalpinang Efran menyatakan tetap berkomitmen memberantas aktivitas penambangan di Kota Pangkalpinang.

Hal ini juga sejalan dengan Kepala Kepolisian Resor Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Dwi Budi Murtiono, yang menginstruksikan Kapolsek di wilayah hukum Pangkalpinang untuk melakukan penertiban aktivitas tambang timah inkonvensional (TI) ilegal.

Efran mengakui, kian banyaknya penambang liar di Pangkalpinang saat ini disebabkan oleh harga timah yang saat ini melambung tinggi hingga membuat daya tarik tersendiri oleh masyarakat.

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

Baca juga: Inilah Daftar Gaji Terbaru PNS Lengkap dengan Gaji Pensiunan Beserta Janda dan Duda PNS

"Jadi kami tertibkan sekali mereka besom jalan lagi, ditarik mesinnya mereka beki baru lagi. Harga timah yang saat ini melambung tinggi menjadi seperti magnet masyarakat untuk menambang saja dari pada bekerja lain," sebut Efran kepada Bangkapos.com, Selasa (28/9/2021).

Padahal, menurutnya dalam Perda Nomor 7 tahun 2019 tentang Penyelenggara Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat jelas bahwa TI dilarang di Kota Pangkalpinang.

"Jadi mau seperti apapun alasannya tetap akan kita tertibkan, memang sudah tugas dan pokoknya Satpol PP demikian. Kalau mereka (penambang-red) terus bermunculan ya terus juga kita akan turn ke lapangan untuk menertibkan kan sudah jelas tidak ada penambangan," tegasnya.

Baca juga: McDonalds Pangkalpinang Dinantikan Masyarakat dan Bikin Penasaran, Ini Bocoran Waktu Opening

Efran menuturkan, pihkanya juga kerap kali melakukan penertiban bersinergi dengan TNI dan Polri.

"Kegiatan tambang inkonvensional ilegal memang diupayakan pihak kepolisian tidak beroperasi di wilayah hukum Polsek masing-masing makanya kita saking bersinergi untuk menertibkan ini," tuturnya.

Dia menambahkan, tim turun lapangan sebab kerap kali mendapatkan laporan dari masyarakat yang resah ada aktivitas penambangan di kawasan tersebut.

"Kami rutin turun, dapet laporan saja dari masyarakat dari siapa pun itu kami langsung turun cek ke lapangan, terakhir kemarin di belakang taman Dealova," bebernya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved