Bangka Pos Hari Ini
Pemuda Nekat Bawa Kabur Pacar ke Palembang Gara-gara Tak Dapat Restu Orangtua
RHY (18) diamankan usai diduga melakukan perbuatan asusila atau kejahatan terhadap anak di bawah umur S (16), warga Koba.
Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: fitriadi
KOBA, BANGKA POS - RHY (18) tak bisa mengelak lagi setelah diamankan jajaran Kepolisian Resor Bangka Tengah.
Pemuda ini diamankan karena diduga melakukan perbuatan asusila atau kejahatan terhadap anak di bawah umur S (16), warga Koba, Bateng, beberapa waktu lalu.
Diketahui, RHY (18) dan S merupakan pacar atau teman dekat. Namun, hubungan keduanya tidak mendapat restu dari orangtua S. Hingga akhirnya, RHY membawa kabur korban hingga ke Palembang.
Kejadian ini terungkap, usai keluarga korban tidak melihat keberadaan S di kediamnnya hingga malam hari.
Keluarga S pun lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Koba.
"Kejadian ini diketahui karena pelapor (orangtua korban, red) tidak melihat anaknya pulang di kediamannya, pelapor meminta kakak korban menghubungi korban, namun HP korban sedang tidak aktif," jelas Kapolres Bateng, AKBP Moch Risya Mustario dalam konferensi pers yang digelar di Polres Bateng, Selasa (2/11).
Baca juga: Tiga Pemancing Terseret Arus Sungai Jembatan Emas, Dua Tewas Satu Selamat
Baca juga: SBY Didiagnosa Kanker Prostat Stadium Awal, Jokowi Segera Kirimkan Dokter Kepresidenan
Baca juga: Isi Percakapan Trimah dengan Anak Lewat Telepon, Dapat Penjelasan saat Tanya: Kamu Buang Aku?
Risya mengakui barulah setelah ditelusuri, diketahui ternyata RHY yang merupakan pacarnya membawa S kabur ke Palembang tanpa izin orangtuanya.
"Tersangka ini sudah membawa korban selama tujuh hari dan telah melakukan hubungan layaknya suami istri ," tegasnya.
Ia menjelaskan dari keterangan tersangka, perbuatan asusila ini, bukan kali pertama dilakukan tersangka.
Namun menurutnya, tersangka juga pernah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban saat di kediamannya.
"Tersangka melakukan perbuatan ini sudah dari bulan Juli 2021 hingga Oktober 2021 saat berada di kediamannya, dan saat membawa kabur, S ditemukan di rumah temannya yang beralamat di Palembang," ujar Risya.
Ia menambahkan tindakan asusila ini diketahui, usai pihaknya mendapatkan informasi jika korban sedang berada di Jalan Simpang Jongkong, Desa Nibung.
"Kami pun melakukan tindak lanjut atas laporan sesuai dengan hukum yang berlaku. Pelapor beserta keluarga diminta untuk mendatangi Polsek Koba, yang mana kemudian setibanya di lokasi, barulah pelapor mengetahui sudah ada seorang laki-laki yang diduga telah membawa anak pelapor," jelasnya.
Menurutnya, atas kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Unit PPA Polres Bateng.
"Dan kita tindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya.
Kepolisian pun telah mengamankan barang bukti berupa baju dan celana miliki tersangka dan korban.
"Atas kejadian ini tersangka dikenakan pasal 332 Ayat (1) KUHP dan Pasal 81 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU," pungkasnya. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211102-polres-bangka-tengah-saat-melakukan-konfrensi-pers.jpg)