Senin, 25 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Realisasi APBdes Capai 70 Persen, Mulkan: Kebanyakan Dipakai Keperluan Bansos

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Kabupaten Bangka tahun 2021 telah mencapai angka 70 persen.

Tayang:
Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: fitriadi
Ist
PELUNCURAN - Bupati Bangka, Mulkan, bersama Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah, dan Kepala Dinas DP3ACSKB Babel, Asyraf Suryadin, saat meluncurkan program Gerbang Terindak, di Hotel Aksi Natural Resort, Rabu (29/9). 

SUNGAILIAT, BANGKA POS - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Kabupaten Bangka tahun 2021 telah mencapai angka 70 persen. Hal ini disampaikan Bupati Bangka, Mulkan, Rabu (3/11).

Mulkan mengatakan realisasi APBDes tahun ini sangat minim kegagalan atau cukup baik. "Untuk realisasi dana APDes kita tahun ini rata-rata ada sudah di atas 70 persen," kata Mulkan.

Namun, dirinya tidak menampik bahwasannya ada beberapa hambatan dalam penyerapan dana APBDes Kabupaten Bangka tahun 2021.

"Memang ada beberapa hambatan di tahun yang sedang berjalan ini, tapi nanti bisa dilaksanakan kembali di tahun yang akan datang," ungkapnya.

Diakuinya, adanya sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) merupakan hal yang biasa dalam mekanisme anggaran.

"Yang perlu saya tekankan, Silpa bukan satu-satunya indikator dalam menentukan baik atau tidaknya penggunaan anggaran," jelas Mulkan.

Baca juga: Pernikahan Usia Anak di Bangka Belitung Cukup Tinggi

Menurutnya, Silpa yang benar adalah karena adanya sisa penggunaan anggaran dalam pelaksanaan progran kerja yang benar-benar dilaksanakan, bukan karena tidak melaksanakan program kerja.

"Jadi Silpa itu adalah sisa dari kegiatan bukan sisa dari kegagalan atau ketidakterlaksanaan kegiatan. Pemahaman seperti itulah yang harus diberikan kepada para kepala desa agar dapat menggunakan APBDes dengan sebaik mungkin," tegasnya.

Mulkan juga meminta pejabat pemerintahan desa agar dapat menjalankan fungsi penggunaan dan penyerapan APBDes dengan sebaik-baiknya

. Terlebih lagi, saat ini sudah ada yang namanya sistem keuangan desa (Siskeudes) yang membantu proses pelaporan keuangan sehingga lebih efektif dan efisien.

"Oleh karena itu, kepala desa dan perangkat-perangkatnya harus mampu mempelajari hal tersebut. Dengan begitu, dapat memahami betul skema penyusunan, pemanfaatan dan pelaporan anggaran dana desa," ujar Mulkan.

Evaluasi

Kecamatan Belinyu juga melakukan evaluasi pelaksanaan APBDes tahun anggaran 2021 triwulan II, Rabu. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi penyerapan realisasi APBDes seluruh desa yang ada di kecamatan tersebut.

Baca juga: Deteksi Diabetes Sejak Dini, Fit Talk Bersama Dokter RS KIM

Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah mengatakan kegiatan evaluasi tersebut diikuti oleh Kades dan jajarannya serta Kepala BPD se-Kecamatan Belinyu.

"Selain itu, kami juga mengundang para Kades yang terpilih agar mengetahui bagaimana mekanisme penyerapan APBDes," kata Syarli.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved