Ini Latar Belakang Dua Orang Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Anti Teror di Kecamatan Koba
Ini Latar Belakang Dua Orang Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Anti Teror di Kecamatan Koba
"Enggak tahu kami, soalnya kami juga baru berjaga di sini," ucap seorang petugas yang sedang berjaga tersebut.
Meski sudah berusaha menggali informasi semaksimal mungkin, tetap saja hasil yang diterima nihil.
Terduga Teroris Dikabarkan Dipindahkan ke Mako Brimob
Namun beredar kabar terduga teroris Agus Setianto (AS) yang sebelumnya ditahan di Gedung Direktorat Reserse Narkotika, telah dipindahkan ke Mako Brimob Polda Bangka Belitung,
Terduga AS yang sebelumnya berhasil dibekuk kembali dikabarkan ditahan dan dilakukan pemeriksaan di Gedung Direktorat Reserse Narkotika yang bergabung dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung.
Saat ini beredar kabar pemindahan terduga AS bersama dua rekannya itu bergeser ke Mako Brimob Polda Bangka Belitung.
Terkait pemindahan penahanan terduga teroris tersebut, Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Drs A Maladi menyebutkan bahwa dirinya tidak mengetahui mengenai informasi tersebut.
"Saya enggak tahu, pokoknya kalau ada informasi pasti akan langsung kita release," ucap Maladi.
Ia mengatakan bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan terduga teroris AS akan disampaikan kepada awak media setelah mendapat izin dari Kapolda Kepulauan Bangka Belitung.
"Pokoknya ikak (kalian -- red) jangan khawatir, kalau ada info pasti kita kasih," tegasnya.
Sementara itu, diberitakan Bangkapos sebelumnya, Kasatgaswil Bangka Belitung Densus 88/Anti Teror Polri, Kombes Pol Hoiruddin Hasibuan membenarkan adanya pemindahan lokasi pemeriksaan AS dan dua rekannya Ap dan Su ke Mako Brimob Polda Bangka Belitung.
Meski begitu, ia juga belum mengetahui secara pasti detail dan kapan waktu pemindahan dilakukan karena saat itu dirinya tidak memonitor secara langsung.
Rencana Pelarian
AS (44) alias Agus Setianto alias Abu Raffa, terduga teroris di Bangka yang merupakan tangkapan Detasemen Khusus 88 Antiteror dan sempat kabur selama 5 hari akhirnya berhasil diringkus lagi.
Agus Setianto kembali diringkus pada Senin (6/7/2021) malam.
Sebelumnya, Agus menjadi orang yang paling dicari di Pulau Bangka.
Dia melarikan diri dari ruang pemeriksaan penyidik Densus 88 anti Teror Polri di Gedung Satuan Tahti Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (1/7/2021) dini hari lalu.
Pada Senin malam lalu, Agus ditangkap berssama dua pria lainnya, Ap dan Su.
Dia ditangkap tak jauh dari rumahnya di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
"Yang bersangkutan ditangkap tak jauh dari rumahnya di Kace, saat mau mengambil minyak kayu putih bersama dua orang lainnya," ujar sumber bangkapos.com yang berada di lokasi penangkapan dan meminta identitasnya tidak disebut.
Penjelasan Kapolda
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat membenarkan kabar penangkapan tersebut.
Hanya saja, tak dijelaskan secara detail bagaimana Agus Setianto berikut dua orang yang bersamanya berhasil ditangkap pada Senin malam.
Anang hanya menyebut, saat ditangkap, AS tengah bersiap untuk kabur ke luar Pulau Bangka.
Adapun dua orang lain yang ditangkap diduga membantu proses pelarian terduga AS.
"Sebagaimana yang saya sampaikan sebelumnya, bahwa siapapun yang membantu AS akan dikenai proses hukum sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku," tegas Anang.
Ia menyebutkan dua orang pria yang membantu pelarian AS juga akan dianggap sebagai pelaku.
Menurut Anang, dugaan sementara salah satu pria yang membantu pelarian AS masih memiliki hubungan keluarga dengan AS.
Ia menyampaikan proses penangkapan dilakukan tadi malam saat terduga AS bersama temannya saat berada di suatu kebun, tidak jauh dari tempat tinggalnya di Desa Kace, Mendobarat, Kabupaten Bangka.
"Saat ini kita sedang mendalami motivasi dan latar belakang keterlibatan dua orang pria yang membantu AS," ungkap Anang.
Anang mengatakan saat ditangkap, ada bukti sejumlah uang serta pakaian-pakaian yang disiapkan.
"Saat ditangkap mereka sedang mempersiapkan diri ke luar pulau," sambungnya.
Sebelumnya, petugas terus memburu Agus Setianto.
Fotonya disebar dan masyarakat diminta melapor jika melihat yang bersangkutan.
Tampang AS dengan rambut gondrong dan tahi lalat di atas bibir kiri, tertempel di sejumlah tempat di Bangka Belitung.
Rambut gondrong sudah dipangkas
Setelah ditangkap, setidaknya hingga kemarin Agus Setianto alias Abu Raffa, satu dari terduga jaringan teroris asal Bangka Belitung itu terus diperiksa di Polda Bangka Belitung.
Rambut gondrong Agus Setianto kini sudah dipangkas.
"Sekarang rambutnya pelaku yang gondrong itu (Abu Raffa) sudah dipotong di dalam sel gedung Narkoba. Tidak botak habis, cepak seperti kami ini lah," kata seorang personel yang melakukan pengamanan pemeriksaan Abu Raffa di gedung Direktorar Polda Babel, Selasa (6/7/2021).
Abu Raffa juga diminta untuk mandi terlebih dahulu sebelum diperiksa..
Begitu juga dengan Ap dan Su, dua orang yang diduga kuat membantu pelarian Abu Raffa.
"Sebelum diperiksa mereka juga disuruh bersih bersih dulu, mandi bergantian," ujarnya.
Hingga kemarin, Kasatgaswil Bangka Belitung Densus 88/Antiteror Polri, Kombes Pol Hoiruddin Hasibuan belum bisa memberikan keterangan lebih detail mengingat masih dalam proses pemeriksaan.
Dirinya juga masih merahasiakan lokasi pemeriksaan Agus Setianto dan dua orang yang diduga membantu pelariannya.
"Benar sudah kita amanakan, untuk tempat dan keberadaan mereka adalah, yang jelas lebih aman dan lebih diperketat lah," kata Hasibuan, Selasa (06/07/2021). (/Sela Agustika/tea)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/densus_20170608_055451.jpg)