Horizzon

Epilog Dua Truk Nanas

Agak aneh jika ada orang susah payah mengirimkan timah yang nilainya hampir setara dengan barang yang patut diduga untuk mengelabuinya.

Editor: suhendri
Bangka Pos
IBNU TAUFIK Jr / Pemred BANGKA POS GROUP 

Seratus tujuh puluh tiga kilogram timah berada di dalam tumpukan 6.800 nanas adalah sangat kecil sehingga jika informasinya tidak akurat, maka menurunkan truk dari kapal dan kemudian menurunkan nanas dari truk adalah sebuah keberanian yang layak diacungi jempol.

Dan nyatanya, Satpolairud Polres Pangkalpinang membuktikan bahwa informasi mereka cukup akurat. Setelah menurunkan truk yang sudah naik ke kapal, kemudian menurunkan ribuan nanas, mereka menemukan beberapa karung timah seksi yang sukses menjadi berita seksi.

Khusus pada perspektif ini, tentu tak salah dong kalau kita juga coba bertanya, apakah selama ini tidak ada informasi yang akurat juga tentang pencurian penambang ilegal yang melakukan penambangan di IUP milik negara? Atau lebih detail lagi, bagaimana dengan masuknya pasir timah curian dari IUP milik negara yang kemudian masuk ke smelter swasta?

Ada sih beberapa kali penangkapan terkait hal ini. Namun, rasanya pencurian timah di IUP milik negara yang kemudian dicuri penambang ilegal dan kemudian masuk ke smelter swasta adalah permasalahan fundamental yang terus terjadi di Negeri Serumpun Sebalai ini.

Dua perspektif di atas tentu hanya bagian kecil dari banyak perspektif yang beredar di masyarakat. Namun jika boleh, satu lagi perspektif yang mencoba mengulas kasus nanas dan timah di awal tahun ini adalah perspektif dari efek pemberitaan.

Kita tahu, penyelundupan timah adalah berita yang seksi. Berita yang seksi akan menjadi trending topic dan menjadi pembicaraan publik. Dengan munculnya kasus ini, tentu kasus-kasus lain yang juga trending bisa jadi redup dan epilog nanas ini akan menjadi penggantinya.

Agar tak tampak tendensius, kita coba list sejumlah kasus yang juga sempat trending dan kebetulan langsung atau tidak langsung masih berkait dengan timah, komoditas seksi di Bangka Belitung.

Epilog nanas ini mungkin akan menguburkan kasus pengemudi Baleno yang terbakar di SPBU Jalan Koba yang hingga saat ini masih ghosting. Atau epilog nanas ini juga barangkali akan meredupkan keberadaan 3 ekskavator yang melakukan 'reklamasi' di sekitar Bandara Depati Amir yang juga sempat jadi public opinion.

Nah yang juga masih bisa jadi peluang adalah mungkinkah epilog nanas ini sebenarnya adalah pengalihan isu dari sesuatu yang jauh lebih besar yang kita semua tidak tahu. Bisa jadi tangan-tangan hebat sengaja membuat publik sekaligus aparat penegak hukum fokus pada nanas, sementara ada kasus lain yang jauh lebih besar dari epilog nanas. (*)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved