Wawancara Khusus Bersama Gubernur Babel
Erzaldi Beberkan Alasan Ekonomi Bangka Belitung Sanggup Hadapi Pandemi
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman membeberkan kenapa perekonomian Babel sanggup bertahan, bahkan tumbuh, meski di masa pandemi.
Sebelum kita lebih jauh bicara soal kemiskinan, bolehkah diberi gambaran tentang kondisi perekonomian di Babel?
Maaf saya hanya mengutip apa yang disampaikan BPS, artinya data ini adalah data yang objektif.
Perekonomian kita pada triwulan III-2021 membaik dibandingkan triwulan III-2020.
Pertumbuhan ekonomi triwulan III-2021 terhadap triwulan III-2020 tumbuh sebesar 6,11 persen year on year.
Terhitung periode Maret 2021 hingga September 2021, angka inflasi umum tercatat sebesar 1,12 persen.
Baik, kita kembali kepada penjelasan soal turunnya jumlah penduduk miskin ini bukan simsalabim, boleh dijelaskan?
Jadi begini, jika boleh jujur sejak pertama kali menjadi nahkoda di provinsi ini, saya yakin bahwa yang menjadi potensi di Babel ini adalah komoditas-komoditas pertanian, perkebunan dan perikanan, serta tentunya timah.
Saat kita pahami situasi ini, maka selanjutnya kita coba pahami karakter komoditas yang perlu didorong kualitas produksinya sehingga ini akan mendatangkan uang yang akan berputar di Bangka Belitung.
Kita tahu bagaimana kita punya lada yang kualitasnya sudah diakui dunia. Sawit kita juga tumbuh dan hasil laut kita juga luar biasa.
Terakhir yang tumbuh sangat progresif adalah udang vaname.
Jadi ini bukan datang tiba-tiba, ini sudah kita siapkan mulai dari regulasi hingga kebijakan yang terus kita dorong.
Secara global perekomonian tiarap sejak pandemi, adakah penjelasan soal ini?
Mohon maaf, sebenarnya kita tidak menyiapkan fondasi perekomonian Bangka Belitung ini untuk menghadapi pandami, sebab tidak ada yang berpikir kita semua akan terkena pandemi selama dua tahun belakangan.
Mendorong sektor perkebunan, perikanan dan pertanian serta timah adalah membangun Bangka Belitung untuk jangka panjang, bukan semata-mata menghadapi pandemi.
Kalaupun sejak pertengahan 2020 kita semua dihantam pandemi, itu justru menjawab bahwa strategi kita fokus pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan membuat perekonomian kita relatif stabil meski dilanda pandemi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211116-gubernur-dan-apindo.jpg)