Senin, 20 April 2026

Virus Corona

Banyak Anak Kena Omicron, Kenali Gejala dan Penanganan Omicron Pada Anak

Yang mengkhawatirkan, 80 pasien Covid-19 yang meninggal atau 3% di antaranya adalah balita.

Editor: fitriadi
The Weather Channel
Kenali Gejala dan Penanganan Omicron Pada Anak 

Terlebih lagi, saat ini Indonesia sedang mengalami gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Baca juga: Ekslusif, Dianna Dee Blak-blakan Bongkar Soal Harga, Dari Rp30 Juta Sampai yang Nggak Dibayar

Apalagi, varian Omicron yang saat ini mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia memiliki kemampuan lebih cepat dalam transmisi atau penularan, dan juga menyerang anak-anak.

"Ingat, ya, anak-anak bisa terkena Covid-19. Jadi, jangan berpikir hanya orang dewasa yang berisiko. Anak-anak juga sama risikonya," kata Piprim.

Menurut Piprim, gejala varian Omicron pada anak yang paling sering ditemukan:

  • batuk
  • pilek
  • nyeri tenggorokan

"Hampir sama kayak flu biasa," ujar dia.

"Kalau ketemu anak batuk, pilek, anget (panas badan), waspada tertular varian (Omicron) ini," tambahnya.

Cara Menangani Omicron Pada Anak

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting mengakui lonjakan Covid-19 Omicron juga terjadi pada anak-anak.

"Situasi ini terjadi sebagai dampak dari penyebaran virus corona SARS-CoV-2 varian Omicron yang lebih mudah menular ketimbang varian sebelum nya seperti Delta , Betha, atau Alpha kata Alex, sabtu (20/2/2022).

Baca juga: Seantero Indonesia Hutang Maaf ke Steno Ricardo, Ternyata Ini Penyebab Mawar AFI Dicerai, Selingkuh?

Meski jumlah anak yang terpapar Covid-19 Omicron cukup tinggi, Alex menyebut, rata-rata kondisinya baik atau hanya bergejala ringan.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat kebanyakan gejala Covid-19 Omicron yang dilaporkan pada anak-anak menyerupai gejala influenza, misalnya batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan demam ringan mulai 37-38 derajat C.

"Ciri-ciri gejala Covid varian Omicron pada anak relatif mirip dengan influenza, karena penyakit ini sama sama menyerang saluran pernapasan atas dan saluran pernapasan bawah (pneumonia). Bila terjadi perburukan dengan demam, sesak napas, dan desaturasi oksigenasi," terang dia.

Kondisi gejala yang menyerupai influenza ini membuat banyak orang yang tidak menyadari bahwa anak sebenarnya tengah terinfeksi Covid-19 Omicron.

"Orangtua sering terkecoh dengan batuk flu. Tetapi bila satu keluarga ayah, ibu, dan anak anak dengan gejala yang sama maka waspadalah Covid dengan varian Omicron," kata Alex.

Infeksi Covid-19 Omicron pada anak bisa tetap terjadi sekalipun kedua orantuanya sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dan booster.

Baca juga: Tidak Pakai Jilbab, Cantiknya Putri-Putri Kerajaan Arab Saudi Ini, Ada yang Paling Suka Beramal

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved