Rabu, 15 April 2026

Berita Pangkalpinang

Peralihan Pandemi Jadi Endemi, Bangka Belitung Berusaha Tuntaskan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) masih menunggu ketentuan pemerintah terkait peralihan dari pandemi menjadi endemi.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
DOK BANGKA POS
Juru Bicara Vaksinasi sekaligus Kepala KKP Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) masih menunggu ketentuan pemerintah terkait peralihan dari pandemi menjadi endemi.

Berbagai upaya untuk peralihan itu sudah mulai dipersiapkan, seperti pencarian Duta Perubahan Perilaku yang guna memberi edukasi kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Juru Bicara Vaksinasi sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengaku mereka akan berusaha untuk menuntaskan vaksinasi dosis pertama dan kedua atau lengkap.

"Kita sedang berusaha mempercepat vaksinasi dosis kedua dan ketiga, yang pertama juga akan kita selesaikan segera dalam mempersiapkan diri ke endemi," kata dr Bangun, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Pemerintah Cabut HET Tak Lagi Dijual Harga Subsidi, Stok Minyak Goreng di Pangkalpinang Masih Kosong

Baca juga: Usia SMA Sederajat Rentan Terpapar Radikalisme hingga Terorisme, Ini Kata Nasir Abbas

Berdasarkan data Tim Surveilance dan Epidemiologi KKP Kelas III Pangkalpinang, hingga tanggal 15 Maret 2022, capaian vaksinasi dosis pertama sudah 83,15 persen, vaksinasi dosis kedua sudah 69,20 persen dan booster sudah 6,62 persen.

"Untuk persiapan ke endemi, bukan hanya vaksinasi, tetapi tracking dan tracing juga harus masif dan kuat, prokes juga. Kita berharap masyarakat sudah divaksin semua dosis keduanya, Insyaallah, kita harap semoga bisa selesai pada bulan lima (Mei-red) tahun ini,"  jelasnya.

Baca juga: Nelayan Lepar Pongok Temukan Mayat Bayi Mengapung di Laut, Dibalut Kain dan Dimasukkan Plastik Merah

Baca juga: Satres Narkoba Polres Bangka Tengah Ciduk Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba dalam Sehari

Dia juga sempat menyingung akan ada percepatan untuk pelaksanaan vaksin kedua bagi masyarakat yang masuk kategori sampai drop out (tidak kembali lagi untuk vaksin kedua setelah disuntik vaksin pertama-red).

"Ini kalau data rinci saya tak tahu pasti tapi ada ribuan, bagi yang sudah belum lewat 6 bulan akan tetap kita langsung dosis yang kedua tetapi kalau sudah lewat 6 bulan maka harus divaksin ulang atau vaksin dosis pertama lagi, ini nanti kita serahkan ke daerah-daerah untuk menanganinya," jelas dr Bangun.

Untuk mempercepat capaian vaksinasi sesuai target, pemprov gencar melakukan vaksinasi masal di beberapa tempat dengan bantuan TNI/Polri.

"Kemarin target harian kita sempat turun, kita upayakan lagi agar capaian vaksin kita meningkat lagi, jadi dimohon masyarakat untuk ikut adil dalam hal ini," katanya.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved