News Analisis
Parental Burnout Jadi Faktor Utama Kekerasan Anak
Para orang tua terkadang lupa untuk mengontrol emosinya saat mengasuh anak mereka. Secara tidak sadar ia telah melakukan tindak kekerasan pada anak.
Penulis: Cepi Marlianto |
Ada beberapa cara untuk mengurangi KDRT, dengan membangun kesadaran masyarakat aktif dan partisipasi misalkan membangun pengetahuan masyarakat tentang KDRT dan skema menanganinya serta menyelesaikannya.
“Karena kadang masyarakat ini ingin bantu namun kadang ada anggapan aturannya mana, mengapa membantu ini urusan keluarga. Maka akan sulit di urai maslah jika tak di berikan kewenangan misalkan hal-hal terkecil,” ungkapnya.
Kedua membuat dan memberikan pelatihan familiy suport group, trauma healing, serta keterampilan psikologis lainnya bagi korban yang terlanjur menjadi korban.
Ketiga .embuka layanan korban KRDT dan menyiapkan petugas yang siap bekerja secara masif. Keempat Membangun komunitas anti KDRT melibatkan universitas, OPD, RT RW, dan lainnya agar melek kasus KDRT.
“Bisa jadi data tersebut melampaui angka kejadian di lapangan, tentu saja yang kerap menjadi sumber dari kekerasan ialah anak dan perempuan walaupun ada pula yang menyatakan pula laki-laki pula tak luput dari korban kekerasan walaupun tidak banyak ditemukan di lapangan,” kata Wahyu. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-kdrt_20160711_105556.jpg)