Berapa Biaya Buka Bisnis Warmindo? Ternyata Cuma Segini
Bagi Anda yang tertarik untuk membangun bisnis Warmindo, tentu penasaran berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuka bisnis Warmindo
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM- Siapa tak tahu Warmindo alias Warung Makan Indomie?
Bisnis kuliner satu ini memang sedang digandrungi berbagai kalangan masyarakat di Indonesia.
Mengingat kecintaan masyarakat yang sangat kuat dengan brand mie instan tersebut, tentunya membuat Warmindo tidak pernah sepi pengunjung.
Tak ayal, kini Warmindo menjadi salah satu tempat makan favorit di Indonesia dan kian menjamur di berbagai daerah.
Pasalnya, Warmindo menyuguhkan konsep cara makan Indomie dengan cara sensasi yang menyenangkan.
Semua varian yang lengkap hadir bisa Anda pilih dan tentunya membuat Anda tak sabar ingin memilih menu favorit Anda.
Belum lagi Anda bebas memilih topping tambahan dan level kepedasan yang semakin menambah selera makan Anda yang jarang bisa ditemukan di warung makan biasa atau di rumah.
Tak ayal banyak orang yang mulai berbinsis kuliner Warmindo lantaran menjadi salah satu tempat makan yang diincar banyak orang.
Bicara soal bisnis, siapa sangka membuka bisnis kuliner Warmindo ternyata tak butuh modal banyak.
Meski hanya mengandalkan bahan utama mie instan saja Anda sudah bisa meraup penghasilan yang menjanjikan.
Baca juga: Mulai 5 April Aturan Perjalanan Domestik Naik Pesawat Terbang Pakai Tes Antigen dan PCR
Baca juga: Suami Pergoki Istri Selingkuh, Bukan Tobat Malah Bawa Kabur Anak, 30 Tahun Kemudian Begini Nasibnya
Lantas bagi Anda yang tertarik untuk membangun bisnis Warmindo, tentu penasaran berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuka bisnis Warmindo.
Berapa modal yang harus disiapkan untuk membuka bisnis Warmindo?

Modal untuk membuka bisnis Warmindo ternyata tak kurang dari Rp8 juta.
Rincian kasar modal itu terdiri dari bahan baku utama, alat perlengkapan warung, dan biaya sewa, dan biaya bulanan lainnya.
Untuk bahan baku yakni mie instan.
Satu dus mie instan berisi 40 bungkus dibeli seharga Rp100.000.
Misalnya Anda menargetkan sehari bisa menjual 200 porsi maka modal yang diperlukan untuk membeli bahan dasar ini adalah sekitar lima dus Indomie atau Rp500.000.
Namun, tentu tak lengkap membeli bahan dasar tanpa bahan pelengkap lain.
Anda juga membutuhkan topping tambahan seperti telur, sosis, sayur, dan lain sebagainya yang asumsikanlah modal tersebut Rp300.000
Selain itu Anda harus menyiapkan alat warung seperti meja, kursi, mangkok, sendok dan lainnya asumsikanlah Rp 1.500.000.
Lalu biaya bulanan seperti listrik, transportasi dan belanja harian lainnya Rp4.000.000.
Jadi total modal yang Anda butuhkan berkisar Rp6.300.000
Baca juga: Pejabat dan PNS Golongan Ini Tidak Terima THR 2022, Ini Alasannya dari Pemerintah, Nilainya Segini
Baca juga: Ivan Gunawan, Billy Syahputra dan Rizky Billar Terserat Kasus Investasi Bodong, Ini Peran Ketiganya
Menentukan lokasi Warmindo
Setelah melakukan rincian modal, Anda perlu memikirkan langkah strategis berikut ini, yakni menentukan lokasi bisnis.
Lokasi berbisnis Warmindo menjadi faktor yang penting untuk dipersiapkan.
Anda bisa memilih menyewa tempat khusus untuk warung Indomie atau berjualan di depan rumah, asalkan lokasi rumah Anda cukup strategis.
Perlu diketahui Jika Anda memilih rumah sebagai lokasi usaha, maka modal yang dikeluarkan hanya untuk alat memasak dan keperluan operasional lainnya, tetapi Jika memilih menyewa lokasi khusus, tentu Anda perlu menyiapkan biaya ekstra untuk bayar sewa tempat usaha.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220404-Display-mie-instan-di-Warmindo.jpg)