Bacaan Niat
Cara Melaksanakan Sholat Jamak Taqdim Dzuhur dan Ashar Mulai dari Niatnya
Sholat jamak adalah satu di antara kemudahan yang bisa kita laksanakan dalam menjalankan sholat jika kebetulan memiliki halangan tertentu
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Sholat fardhu yang yang boleh dijamak yaitu : sholat zhuhur dijamak dengan ‘ashar dan Shalat maghrib dijamak dengan ‘isya.
Adapun sholat shubuh tidak boleh dijamak dengan sholat lainnya dan tetap dilaksanakan pada waktunya sendiri, walaupun dalam kendaraan.
Demikian pula shalat ashar tidak boleh dijamak dengan isya ataupun maghrib.
Jenis Sholat jamak
Shalat jamak terbagi dua bagian, yaitu:
Pertama, Jamak Takdim ialah mengumpulkan dua shalat fardlu untuk dikerjakan bersama-sama pada waktu shalat yang pertama.
Misalnya, dzuhur dengan ‘ashar dilaksanakan pada waktu zhuhur, maghrib dengan ‘isya dilaksanakan pada waktu maghrib.
Nah, pada kesempatan ini pembahasan akan fokus mengenai sholat jamak taqdim dzuhur dan ashar sambil sedikit menyinggung soal sholat jamak takhir.
Syarat Menjamak Sholat
Menjamak shalat hukumnya mubah, artinya diperbolehkan menjamak bagi orang-orang yang memenuhi syarat-syarat sebagai berkut:
Pertama, musafir atau dalam perjalanan, dengan jarak minimal 81 km (menurut kesepakatan sebagian besar ulama).
Kedua, bukan dalam perjalanan maksiat.
Ketiga, dalam keadaan ketakutan, seperti sakit, hujan lebat, angin topan atau bencana alam lainnya.
Syarat ketiga berlaku bagi orang yang senang melaksanakan shalat berjama’ah di masjid
Syarat sholat jamak taqdim adalah:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220407-Niat-sholat-jamak-taqdim-Dzuhur-Ashar.jpg)