Rusia Blak-blakan Ingin Caplok Ukraina, Negara Bertetangga Ini Jadi Target Putin Berikutnya?
Moldova, Georgia, Estonia, Latvia, dan Lithuania Harus Siap-siap. Pada akhir Februari lalu, stasiun TV Rusia sempat membocorkan rencana besar ...
Hasil akhir yang diharapkan yakni negara-negara Baltik bersumpah setia kepada Moskow sementara Swedia menyetujui 99 persen sewa di Gotland.
Estonia, Latvia, dan Lituania adalah bagian dari Uni Soviet hingga keruntuhannya pada 1990-an dan sekarang menjadi anggota NATO. Halnya dengan Moldova dan Georgia sudah mendaftar ke Uni Eropa.
Sekarang ada kekhawatiran bahwa Putin akan mencoba merebut kembali kendali di sana seperti yang dia coba lakukan di Ukraina.
Hal itu juga dalam agenda kebijakan Putin dalam konstitusi Federasi Rusia pada Tahun 2000 silam yaitu, "Pemulihan Kembali Kedaulatan Atas Wilayah (Uni Soviet) dan Aspirasi Imperial".
Acara TV dengan skenario invasi tersebut pertama kali disiarkan di Rusia pada akhir tahun lalu tetapi baru-baru ini dibagikan oleh penasihat pemerintah Ukraina Anton Gerashchenko.
Menteri Kesehatan Sajid Javid telah memperingatkan Putin bahwa NATO akan membalas jika dia mengancam aliansi tersebut.
Javid mengatakan kepada Sky News:
“Jika hanya satu kaki tentara Rusia yang masuk ke wilayah NATO, maka itu akan menjadi perang dengan NATO.”
Ancaman Invasi Berikutnya Setelah Merebut Ukraina, Namun Pidato Dipotong Pemerintah
Berbicara di hadapan ribuan orang yang hadir dalam “rapat umum” di Stadion Luzhniki, Moskwa pada Jumat (18/3/2022) lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin membenarkan invasi ke Ukraina. Acara itu adalah konser perayaan 8 tahun setelah pasukan Rusia merebut wilayah selatan Ukraina di Crimea.
Berbicara di atas panggung yang dihiasi dengan slogan-slogan seperti "Untuk dunia tanpa Nazisme" dan "Dunia untuk presiden kita", Putin berjanji kepada puluhan ribu orang yang mengibarkan bendera Rusia dan meneriakkan "Rusia, Rusia, Rusia", bahwa Kremlin akan menang di Ukraina dan tujuannya akan tercapai untuk dunia berikutnya.
"Kami tahu apa yang perlu kami lakukan, bagaimana melakukannya, dan berapa biayanya. Dan, kami benar-benar akan mencapai semua rencana kami," kata Putin, 69, dikutip dari Reuters.
Banyak dari slogan-slogan Rusia yang digunakan pada rapat umum tersebut dilaporkan memasukkan simbol "Z" yang digunakan pasukan Rusia sebagai motif di Ukraina. Salah satunya berbunyi "Za Putina" (untuk Putin).
Mengenakan turtleneck dan mantel, Putin mengatakan tentara yang bertempur dalam apa yang disebut Rusia sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina telah menunjukkan persatuan Rusia. “Bahu bahu membahu, mereka saling membantu, saling mendukung dan ketika dibutuhkan mereka saling melindungi dari peluru dengan tubuh mereka seperti saudara. Kesatuan seperti itu sudah lama tidak kita miliki, kata Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri konser yang menandai ulang tahun kedelapan pencaplokan Krimea oleh Rusia di stadion Luzhniki di Moskow pada Jumat (18/3/2022). (SERGEI GUNEYEV)
Siaran pidato Putin terpotong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220424-Vladimir-Putin-okee1.jpg)