Berita Pangkalpinang
BPJS Kesehatan Akhirnya Memfasilitas Layanan MRI di Babel, Teken Kerja Sama dengan Rumah Sakit KIM
Kata Rudy, BPJS Kesehatan membutuhkan dukungan dan sinergi dari para stakeholder yang memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
Kamis (28/4/2022) hari ini, hasil pemeriksaan El yang telah ditunggu selama empat hari di Rumah Sakit Pertamina Jakarta akhirnya keluar.
Kata El, awalnya ia diduga mengalami penjepitan di lumbal (tulang belakang bawah). Ternyata hasil MRI terjadi kerusakan di cervical (tulang belakang atas), sehingga terjadi kesalahan penanganan yang cukup lama.
Mendengar MRI di Babel yang sudah bisa untuk peserta BPJS, El bersyukur akhirnya tidak ada lagi pasien yang harus sepertinya MRI di luar daerah.
"Saya bersyukur akhirnya MRI bisa untuk peserta BPJS Kesehatan. Akhirnya nanti orang-orang enggak perlu seperti saya, yang harus keluar daerah untuk mengetahui diagnosa penyakitnya menjadi lebih jelas. Jadi tidak ada lagi kasus seperti El Tjandring nanti, meskipun di sini (rumah sakit, red) ditanggung, tapi biaya makan dan transportasi tetap ditanggung sendiri," kata El kepada Bangkapos.com, Kamis (28/4/2022) malam.
Meskipun bukan dirinya yang menikmati layanan tersebut, El mengaku bersyukur dari kasusnya ini bisa menjadi perubahan untuk Bangka Belitung yang lebih maju.
El menyebut, setelah ini ia akan melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit Pertamina tempatnya melakukan pemeriksaan MRI.
"Tadi ketemu dokter disuruh lanjut pengobatan di sini (Jakarta, red) untuk penanganan di spesialis ortopedi, dan pengobatan tetap ditanggung BPJS," sebutnya.
Hanya saja, kata El, ia harus kembali menunggu lantaran baru bisa bertemu dengan spesialis Ortopedi pada 9 Mei nanti.
"Ya itu bertabrakan dengan cuti lebaran, jadi baru tanggal 9 Mei nanti bisa bertemu dokter ortopedi. Jadi tunggu dulu di rumah singgah, cuma anak-anak kasihan ditinggal lama. Harus dikontrol setiap hari oleh ibunya dari sini," jelas El.
Dia berharap, setelah ini ia bisa kembali pulih dan bisa kembali bekerja serta merawat anak-anaknya.
"Saya hanya butuh doa dan dukungan dari teman-teman semua, untuk kesembuhan saya agar saya bisa kembali pulih dan berkumpul bersama anak-anak dan teman-teman," ujarnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)