Minggu, 12 April 2026

Selain Putin, Eks Presiden Brasil Nilai Zelensky dan AS Juga Picu Perang di Ukraina

Diketahui AS serta negara-negara Eropa berperan dalam memasok persenjataan militer ke Ukraina

AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky 

BANGKAPOS.COM - Mantan presiden Brasil, Lula da Silva menilai Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin sama-sama bertanggung jawab atas perang di Ukraina

Dalam wawancaranya dengan majalah Time yang terbit pada Rabu (4/5/2022), Lula da Silva mengatakan reaksi Barat yang seakan memuji Zelensky adalah hal yang salah.

Sikap para pemimpin Barat ini dinilainya tidak bertanggung jawab karena mendorong perang, alih-alih fokus pada negosiasi tertutup untuk menyetop perang.

Baca juga: Jika NATO Nekat Bela Ukraina dan Serang Rusia, 5 Negara Ini Siap Pasang Badan Bantu Putin

Baca juga: Jadi Komedian dengan Harga Termahal, Segini Nilai THR Sule untuk Karyawannya, Nathalie :Harus Segitu

Baca juga: Mengejutkan, Ukraina Berani Tolak Tawaran Damai, Malah Minta Rusia Lakukan Hal Ini

"Saya melihat presiden Ukraina, berbicara di televisi, mendapat tepuk tangan, mendapat tepuk tangan meriah dari semua anggota parlemen (Eropa)," kata Lula kepada Time, dikutip dari The Guardian.

"Orang ini (Zelensky) bertanggung jawab seperti Putin dalam perang ini," tambahnya.

Lula menjadi sampul majalah Time pada minggu ini.

Mantan presiden yang kembali mencalonkan diri dalam pemilihan pada Oktober mendatang ini berharap bisa mengalahkan Presiden sayap kanan Brasil, Jair Bolsonaro.

Dilaporkan Tribunnews sebelumnya, tokoh sayap kiri Brasil ini kembali ke politik setelah pengadilan tertinggi membebaskannya dari tuduhan korupsi dan pencucian uang.

Lula memimpin Brasil dari 2003 hingga 2010.

Keputusan pengadilan itu membuatnya memiliki hak kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

Pada wawancara itu, Lula membahas berbagai masalah dalam negeri dan isu global, termasuk krisis Ukraina yang sedang berlangsung.

Pernyataan Lula mungkin akan membuat heran Amerika Serikat dan Eropa.

Baca juga: Sopir Angkot Tergolek Lemas, Lambaian Tangan Minta Tolong Diabaikan: Kira Manggil Penumpang

Baca juga: Baru Menikah, Venna Melinda Bongkar Sifat Asli Ferry Irawan yang Mengejutkan: Disuruh Minggir

Baca juga: WNA Berpose Tanpa Busana di Pohon Keramat Minta Maaf, Kasusnya Ditangani Polda Bali

Diketahui AS serta negara-negara Eropa berperan dalam memasok persenjataan militer ke Ukraina.

Mereka juga menjatuhkan sejumlah sanksi atas invasi Rusia.

Lula (76) mengatakan, Zelensky seharusnya menanggalkan rencananya bergabung dengan NATO dan mengadakan negosiasi dengan Putin untuk menghindari konflik.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved