Selasa, 28 April 2026

Selain Putin, Eks Presiden Brasil Nilai Zelensky dan AS Juga Picu Perang di Ukraina

Diketahui AS serta negara-negara Eropa berperan dalam memasok persenjataan militer ke Ukraina

AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky 

"Kita harus melakukan percakapan yang serius. OK, Anda adalah seorang komedian yang baik. Tapi jangan biarkan kami berperang agar Anda muncul di TV," ujar Lula, menyinggung profesi Presiden Ukraina Zelensky sebelumnya sebagai aktor dan komedian.

Veteran sayap kiri itu juga menilai Biden dan para pemimpin Uni Eropa gagal bernegosiasi dengan Rusia, menjelang invasinya ke Ukraina pada Februari.

"Amerika Serikat memiliki banyak pengaruh politik. Dan Biden bisa menghindari perang, bukan menghasutnya," katanya.

"Biden bisa saja naik pesawat ke Moskow untuk berbicara dengan Putin. Ini adalah sikap yang Anda harapkan dari seorang pemimpin," tambahnya.

Menurutnya, Amerika dan Uni Eropa bisa menghindari invasi dengan menyatakan Ukraina tidak akan bergabung dengan NATO.

"Putin seharusnya tidak menginvasi Ukraina. Tapi bukan hanya Putin yang bersalah. AS dan UE juga bersalah," kata Lula.

Lula mengungguli Bolsonaro dalam jajak pendapat untuk pemilihan pada Oktober mendatang.

Ia dikenal sebagai pemain kunci di panggung internasional selama dua masa jabatannya sebagai presiden, membangun pengaruh diplomatik Brasil.

Menggambarkan dirinya sebagai pembangun jembatan, Lula mempertahankan hubungan persahabatan dengan rekan-rekannya seperti George W Bush dari AS dan Hugo Chavez dari Venezuela atau Mahmoud Ahmadinejad dari Iran.

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved