Breaking News:

Berita Bangka Barat

Puluhan PIP Akan Beroperasi di Perairan Belo Laut, Bong Ming Ming: Masyarakat Sudah Setuju

Terkait aktivitas tersebut, pihak PT Timah sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

Penulis: Yuranda | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Yuranda
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Puluhan Ponton Isap Produksi (PIP) penambangan pasir timah akan beroperasi di Perairan Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat dalam waktu dekat.

Aktivitas penambang itu akan dilakukan di Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Timah. Terkait aktivitas tersebut, pihak PT Timah sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengatakan, PT Timah telah melakukan sosialisasi di Kantor Desa Belo Laut dan hasilnya tidak ada penolakan dari masyarakat setempat.

"Saya sudah sampaikan kalau ada masyarakat yang menolak, saya orang pertama berada di depan. Alhamdulillah, sampai hari ini masyarakat khususnya nelayan sudah menerima dan mereka sudah mempersilahkan PIP beraktivitas," kata Bong Ming Ming, Kamis (16/6/2022).

Kendati tidak ada penolakan, Bong Ming Ming berharap pihak PT Timah memberikan perhatian lebih terhadap masyarakat Desa Belo Laut. Kemudian, setelah dilakukan penambangan harus dilakukan reklamasi supaya nelayan tetap bisa menangkap ikan.

"Kami minta PT Timah berpihak ke masyarakat. Tidak hanya kompensasi dalam bentuk uang. Tapi harus ada Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membuat rumpon. Supaya nelayan tidak jauh menangkap ikan, karena disetiap sudah rusak," ujarnya.

Bong Ming Ming berharap dengan adanya aktivitas penambang timah di perairan Belo Laut dapat memberikan dampak positif diberbagai sektor dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Terus keberpihakan terhadap UMKM. Harapannya kehadiran PIP betul-betul memberikan manfaat untuk masyarakat Desa Belo Laut. Memang segala sesuatu harus kita lihat, dari sisi bijaksana, satu sisi pertambangan dan memperhatikan lingkungan, dan disisi lain masyarakat butuh pemasukan," ucapnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved