Berita Sungailiat
Deteksi Dini dan Menekan Penyebaran Covid-19, 851 Pelajar SMPN 2 Sungaliat Dites Rapid Antigen
Sebanyak 851 siswa siswi SMPN 2 Sungaliat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjalani pemeriksaan skrining deteksi dini Covid-19.
Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 851 siswa siswi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sungaliat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjalani pemeriksaan skrining deteksi dini Covid-19.
Para siswa siswi ini dilakukan rapid antigen Rabu (20/7/2022).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dengan tim medis dari Puskemas Kenanga.
"Melaksanakan skrining riwayat covid 19 sesuai surat edaran Bupati Bangka disekolah sekolah melakukan rapid antigen sebagai deteksi dini karena libur sekolah cukup lama apalagi ada kasus positif walaupun tidak banyak. Sehingga kegiatan ini untuk mendeteksi dan menekan penyebaran Covid -19," kata Sri Widayati Petugas Medis Puskesmas Kenanga kepada Bangkapos.com.
Baca juga: Tahun Ini UBB Terima 2.020 Mahasiswa, Seleksi Mandiri Masih Berlangsung untuk Program Ini
Baca juga: Satlantas Polres Bangka Selatan Tindak Tegas Kendaraan Menggunakan Knalpot Brong
Pelaksanaan rapid antigen bagi pelajar di Kabupaten Bangka ini menindaklanjuti surat edaran Bupati Bangka Nomor 443.32/KES/2022 perihal kewaspadaan Covid-19.
Dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) perlu dilakukan skrining untuk deteksi dini penjelasan Covid-19 melalui pemeriksaan rapid antigen di sekolah dimana kegiatan dilaksanakan selambat lambatnya minggu pertama pelajaran sampai 22 Juli 2022.
Sebelumnya kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Puskemas Kenanga di SMPN 4 Sungaliat dengan jumlah pelajar yang di rapid antigen sebanyak 400 orang.
"Jadi setelah di SMP SMP kita akan melaksanakan rapid antigen untuk anak anak SMA," kata Sri Widayati.
Sementara Margono selaku itu Kepala SMPN 2 Sungaliat menyambut baik atas kegiatan skrining yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka di SMPN 2 Sungaliat.
Ini merupakan langkah yang bagus mengantisipasi gelombang baru Omicon yang di daerah lain muncul lagi.
Rapid antigen yang dilaksanakan dapat mencegah terjadinya penularan dan penyebarannya jika ada anak-anak sekolah positif.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Hari Ini 18 Wilayah Termasuk Bangka Belitung Waspada Cuaca Ekstrem
Baca juga: Ifong Pengusaha Asal Toboali Siap Berlaga di Liga Lempah Kuning Bangka 2022, Sajikan Menu Andalan
Tentu harapannya tidak ada siswa SMPN 2 Sungaliat ini yang terpapar Covid-19 sebab jika ada yang terpapar tentu akan ada kegiatan sekolah yang dihentikan.
"Kita apresiasi kebijakan Dinas Kesehatan Bangka dan Pemkab Bangka yang telah bersusah payah mencegah penularan dan penyebaran omicon dengan jalan melaksanakan skrining mengadakan rapid antigen terimakasih untuk Dinas Kesehatan dan Pemkab Bangka," kata Margono.
(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220720-rapid-1.jpg)