Horizzon

Melacak Jejak 'Sambo' di Babel

Kasus Baleno terbakar hanya bagian kecil dari karut-marut praktik pertambangan ilegal di Bangka

Editor: suhendri
Bangka Pos
IBNU TAUFIK Jr / Pemred BANGKA POS GROUP 

IRONIS memang. Jenderal muda yang konon sarat dengan segudang prestasi di sepanjang kariernya justru harus menjadi simbol dari sisi gelap lembaga kepolisian. Jenderal tersebut bernama Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo yang dalam sidang etik diputuskan untuk diberhentikan tidak dengan hormat dari kepolisian.

Dalam sidang maraton yang dipimpin oleh Komjen Pol Ahmad Dofiri tersebut, Sambo memang menyatakan banding. Namun demikian, tampaknya sulit bagi Sambo untuk keluar dari lubang jarum atas kasus yang tengah membelitnya.

Panjangnya sidang etik yang putusannya dibacakan pada pukul 02.00 WIB tersebut senada dengan panjangnya perjalanan kasus Ferdy Sambo, lengkap dengan intrik dan sandiwara yang mengikutinya.

Bahkan, lantaran terlalu banyaknya intrik dan berbelit-belit, sesungguhnya publik belum percaya betul atas apa yang terjadi sesungguhnya di balik penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang diinisiasi oleh Irjen Sambo yang tak lain adalah atasannya sendiri ini.

Sosok jenderal bintang dua yang menjadi ikon garda terdepan kepolisian dan benteng terakhir pencari keadilan di institusi polisi ini berubah menjadi ikon negatif dari kepolisian. Sambo yang awalnya adalah figur penjaga kebanggaan kawan-kawan berbaju polisi tiba-tiba berubah menjadi frasa berkonotasi negatif yang mencoreng nama baik polisi.

Kita bisa melihat bagaimana jatuhnya muruah kepolisian ini saat sebuah video yang memuat barisan polisi dalam acara karnaval 17-an di-bully warga di sepanjang jalan. Seakan-akan dikomando, saat barisan polisi tersebut melintas, warga meneriakinya dengan yel-yel Sambo... Sambo... dengan diksi yang terdengar satir. Sambo benar-benar menjelma menjadi simbol negatif mulai dari perjudian, narkoba, makelar kasus dan tetek bengek lainnya.

Seriusnya kasus yang membelit Sambo, kentara dan berantakannya konspirasi yang dibuat serta banyaknya kolega Sambo yang ikut terseret dalam kasus ini, bahkan mampu menasbihkan julukan kaisar untuk Ferdy Sambo.

Kaisar Sambo adalah 'gelar' yang melambangkan begitu kuatnya pengaruh mantan Kadiv Propam Polri ini. Konon bahkan disebutkan bahwa dominasi Kaisar Sambo ini bahkan secara de facto mengalahkan dominasi Kapolri.

Komando kepolisian memang di tangan Kapolri, namun Kaisar Sambo dengan kekuatan, kewenangan berikut jaringannya mampu membuat dirinya menjelma menjadi sosok yang paling berpengaruh. Bukan hanya polisi berpangkat rendahan atau yang pangkatnya lebih rendah, jenderal bintang tiga pun konon kabarnya dibuat tak berdaya oleh Sambo.

Jejak Sambo di Babel

Kekuasaan dan pengaruh Sambo disebut juga mengakar sampai ke bawah. Kasus-kasus yang terjadi di level polda bisa dikendalikan dengan jaringan Sambo yang sampai di daerah. Kaisar Sambo bisa membuat sebuah perkara berhenti atau berjalan dengan cepat.

Lantaran Sambo sudah menjadi simbol sisi gelap kepolisian, tak berlebihan rasanya jika kita mencoba mengaitkan sebuah perkara lucu di Bangka Belitung. Barangkali, kasus super lucu dan super gampang yang terjadi di Jalan Koba pada 13 Desember 2021.

Sama persis dengan apa yang disampaikan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, dan sejumlah pengamat yang menyebut bahwa kasus kematian Brigadir J ini mudah untuk diungkap, maka kasus yang terjadi di Jalan Koba ini juga sederhana dan gampang.

Baca juga: Posisi Polisi di Kasus Baleno Hangus di Tengah Antrean BBM

Namun yang menjadi menarik justru cara polisi menyikapi kasus ini berikut belepotan menjawab pertanyaan wartawan. Kasus ini adalah kasus terbakarnya mobil Baleno BN 1587 LK di SPBU 24.331.115 Jalan Koba.

Kasus ini begitu sederhana dan sangat mudah untuk diungkap, namun entah kenapa oleh pihak tertentu seolah-olah dinarasikan sebagai sebuah kasus yang sulit, njlimet bin problematik untuk diungkap. Agar cukup alasan untuk menyoal kasus ini, maka perlu kita reminder lagi peristiwa yang nyaris setahun lalu terjadi ini.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved