Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ternyata Sepeda Listrik Tak Diperuntukan Untuk di Jalan Raya, Begini Kata Polisi

Ternyata Sepeda Listrik Tak Diperuntukan Untuk di Jalan Raya, Begini Kata Polisi, simak selengkapnya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
instagram.com/calcrutchlow
Cal Crutchlow dan sepeda listrik Super 73 edisi khusus 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sepeda Listrik Tak Diperuntukan Untuk di Jalan Raya, Begini Kata Polisi.

Saat ini sedang marak yang menggunakan sepeda listrik.

Selain tak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan jenis listrik ini juga mudah digunakan untuk bepergian.

Namun ternyata penggunaan sepeda listrik tak diperbolehkan gunakan di jalan raya.

Begini Penjelasan kepolisian.

Baca juga: Kiamat Mobil Pakai BBM Tak Lama Lagi, Ini Bukti hingga Aturan Terbarunya

Kasat Lantas Polres Pangkalpinang, AKP Toni Susanto menghimbau masyarakat atau para pengguna sepeda listrik untuk tidak berkendara di jalan raya

Hal ini diungkapkannya mengingat sepeda listrik seharusnya berada di dalam komplek perumahan, ataupun tempat-tempat yang tidak melibatkan banyak kendaraan konvensional. 

"Sepeda listrik ini untuk anak-anak atau untuk orang-orang dengan tujuan rekreasi, sehingga dapat mengurangi kemungkinan cedera kaki atau segala macamnya. Sepeda listrik ini juga mempunyai spesifikasi, ataupun kecepatan yang sudah dibatasi," ujar AKP Toni Susanto, Senin (19/9/2022). 

Dengan kondisi tersebut, pihaknya tegas mengungkapkan sepeda listrik bukan diperuntukkan untuk berada di jalan raya

Selain itu AKP Toni Susanto juga mengakui pihaknya sudah kerap kali melakukan sejumlah sosialisasi, hingga pemasangan banner di jalanan untuk mengedukasi masyarakat terkait sepeda listrik. 

Baca juga: Nikita Mirzani Akhirnya Akui Beda Kelas Usai Serang Najwa Shihab, Niki Kini Banjir Hujatan

"Sepeda listrik ini memang tidak diperuntukkan untuk di jalan raya, tugas kepolisian sebenarnya dari dari semua fungsi itu menghimbau untuk tidak dipakai di jalan umum," tegasnya. 

Terlebih untuk sepeda listrik yang digunakan di jalanan umum atau tidak sesuai peruntukannya hingga membahayakan pengendara, pihaknya mengakui tidak bisa melakukan penilangan. 

"Terkait dengan sepeda listrik memang dari Korlantas Polri tidak mengeluarkan surat BPKB atau STNK, tapi untuk motor atau mobil listriknya memang sudah ada. Kemudian memang belum ada undang-undang, yang benar-benar bisa melakukan tilang ataupun itu," jelasnya. 

Sementara itu dengan kecepatan minim yang ada di sepeda listrik, AKP Toni Susanto mengatakan hal tersebut dapat membahayakan dan mengganggu para pengendara lain. 

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved