Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sukses Gasak Dua Unit Handphone, Alif Tak Berkutik Saat Diringkus Tim Buser Naga

Kalau mencuri sama teman saat itu kami gunakan motor, lalu parkir agak jauh dari rumah korban dan mengambil handphone

Ist/AKP Adi Putra
Tim buser naga Satreskrim Polres Pangkalpinang, berhasil menangkap Alif pelaku tindak pidana pencurian handphone. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Tim Buser Naga Satreskrim Polres Pangkalpinang kembali beraksi, usai berhasil melakukan penangkapan terhadap Alif pelaku tindak pidana pencurian. 

Warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam tersebut ditangkap, setelah beraksi dengan mencuri dua unit handphone milik warga Selindung Baru, Kecamatan Gabek Senin (17/9/2022) sekira pukul 02.30 lalu. 

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengungkapkan, Alif tak berkutik saat ditangkap dan ditemukan barang bukti hasil kejahatannya. 

"Untuk pelaku kita amankan Rabu (2/11/2022) kemarin, untuk barang bukti juga berhasil kita dapatkan yakni handphone. Untuk saat ini pun pelaku sudah kita bawa ke Polres Pangkalpinang, guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP Adi Putra, Kamis (3/11/2022). 

Lebih lanjut terkait pengungkapan kasus, Ketua tim Buser Naga Aipda Rudi mengatakan pihaknya mendapatkan informasi keberadaan pelaku di daerah Ketapang. 

"Kami memperoleh informasi bahwa target sedang berada di kediamannya di kawasan Ketapang, saat dilakukan penangkapan kami tentu waspada terhadap pelaku terutama agara pelaku tidak melarikan diri," kata Aipda Rudi. 

Saat dilakukan penggerebekan pelaku yang saat itu sedang bersama kedua orang tuanya, sempat berkilah telah melakukan tindak pidana pencurian handphone. 

Namun setelah serangkaian interogasi dilakukan oleh personel tim Buser Naga, pelaku pun akhirnya mengakui telah mencuri satu unit handphone merk Vivo di gang vila putih, Selindung baru. 

Sementara itu dari pengakuan Alif kepada aparat kepolisian, dirinya mengaku tak beraksi seorang diri dalam setiap tindak pencuriannya. 

"Kalau mencuri sama teman saat itu kami gunakan motor, lalu parkir agak jauh dari rumah korban dan mengambil handphone Vivo dan Redmi 8 yang pada saat itu berada di samping jendela rumah korban," kata Alif. 

Berhasil menggasak dua unit handphone, Alif bersama rekannya pun menyimpan hasil curian di hutan dekat lapangan bola didaerah Pancur, Kecamatan Pangkalbalam.

"Handphone Vivo dijual sekira Rp 300 atau Rp 400 ribu saya sudah lupa, sedangkan handphone Redmi 8 saya gunakan sehari hari sampai rusak hingga akhirnya dibuang ke tempat sampah. Kalau uang hasil penjualan handphone, digunakan untuk kebutuhan sehari hari," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy )

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved