Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Kini Sepi Wisatawan, Warga Berharap Dermaga Pantai Tanah Merah Baskara Bakti Dibangun Kembali

Dulunya, pantai ini cukup banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal yang datang untuk mukat (menjaring ikan-red) ataupun hanya sekedar

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos/Arya Bima Mahendra
Seorang pengunjung saat sedang menikmati keindahan Pantai Tanah Merah atau Pantai Lisum di Dusun Tanah Merah, Desa Baskara Bakti, Namang, Bangka Tengah, Jumat (9/12/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tak sepopuler pantai-pantai lain yang ada di Pulau Bangka, Pantai Tanah Merah kini seakan jarang dikunjungi oleh wisatawan.

Terletak di Dusun Tanah Merah, Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pantai yang disebut juga dengan nama Pantai Lisum itu kini hanya menjadi tempat bersantai warga sekitar saja. 

Dulunya, pantai ini cukup banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal yang datang untuk mukat (menjaring ikan-red) ataupun hanya sekedar menikmati semilir angin sepoi-sepoi.

Sebuah dermaga yang dulu biasanya menjadi tempat tambatan dan bersandar kapal atau perahu-perahu nelayan, kini sudah roboh dan hanya menyisakan pilar-pilar beton yang berlumut dan hampir ambruk.

Kini, para nelayan pun terpaksa mengikat perahunya ke pohon-pohon di pinggir pantai menggunakan tali panjang bermeter-meter.

Sukardi (27), warga setempat menyebutkan bahwa dulunya pantai ini cukup banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal.

Bahkan kata dia, ada yang sampai camping (berkemah-red) sembari bakar-bakar ikan di pinggir pantai yang airnya cukup jernih tersebut.

"Kalau sekarang ini jangankan hari-hari biasa, weekend (akhir pekan-red) pun sekarang sepi. Paling cuma warga-warga sini lah yang main ke sini ( Pantai Tanah Merah-red)," kata Sukardi saat diwawancarai Bangkapos.com, Jumat (9/12/2022).

Menurutnya, sepinya pengunjung ke Pantai Tanah Merah itu bermula ketika dermaga tempat bersandar kapal yang ada di sana rusak dan roboh sehingga tidak bisa berfungsi kembali.

"Dermaga itu udah rusak sekitar 10 tahun lebih lalu dan semenjak itu pengunjung pantai jadi sepi," terangnya.

Padahal menurutnya, Pantai Tanah Merah tersebut mempunyai potensi yang luar biasa.

Selain hamparan pasir putih dan airnya yang jernih, di salah satu pantai juga terdapat semacam batu granit yang unik dan sulit dijumpai di tempat lain.

Oleh karena itu, dirinya ingin agar pemerintah setempat lebih memperhatikan kondisi pantai itu dan berharap agar dermaga tersebut dibangun kembali.

"Kalau ada dermaganya, saya yakin Pantai Tanah Merah ini pasti banyak wisatawannya. Selain itu, nanti dermaga itu pasti sangat bermanfaat untuk bongkar muat kapal nelayan," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved