Breaking News:

Arab Saudi

Masjid Jawatha di Arab Saudi, Masjid Tanpa Kubah dan Menara Menjulang Sempat Menyimpan Hajar Aswad

Pembangunan masjid tersebut dilakukan oleh Bani Abdul Qais. Bani Abdul Qais adalah penduduk asli di kawasan itu. Mereka sudah tinggal di kawasan ...

qoobah.co.id
Masjid Jawatha, Arab Saudi 

BANGKAPOS.COM -- Ada beberapa tempat menakjubkan di Arab Saudi yang bisa membuat Anda ingin mengunjunginya.

Berkunjung ke negara Arab Saudi biasanya identik dengan perjalanan untuk menunaikan ibadah Umrah maupun Haji.

Kendati demikian, negara tersebut juga memiliki banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi saat sudah menyelesaikan kegiatan ibadah.

Satu diantaranya adalah mengunjungi masjid Masjid Jawatha, di Arab Saudi.

Dilansir dari wikepedia, Masjid Jawatha terletak di Jawāthā, sekitar 12 km (7,5 mil) timur laut Hofuf , Al-Ahsa , Arab Saudi.

Masjid Jawatha adalah masjid paling awal yang diketahui dibangun di Arabia timur, dan sebagian besar struktur aslinya telah menjadi reruntuhan. Meskipun demikian, situs tersebut masih digunakan untuk sholat.

Baca juga: Al Ula, Kota Berhantu di Arab Saudi, Dianggap Terkutuk dan Dijauhi Nabi, Kini Jadi Tujuan Wisata

Baca juga: Yan Kepincut Investasi Bodong Milik Lia Gegara Saldo Miliaran Rupiah dan Statusnya Ibu Bhayangkari

Baca juga: Plesir Beach Bar, Tempat Nongkrong Baru Paling Keren di Sekitar Pantai Pasir Padi Pangkalpinang

Disebutkan, Masjid Jawatha menjadi salah satu bagian dari 7 masjid tertua yang ada di dunia.

Selain itu tentunya tak ada salahnya bagi Anda yang mengunjunginya untuk menunaikan shalat, sekaligus menapak tilas perjalanan dan perkembangan Islam di wilayah timur tengah.

Masjid Jawatha, Arab Saudi
Masjid Jawatha, Arab Saudi (tripadvisor.com)

Dilansir dari berbagai sumber, masjid Jawatha berisi sisa-sisa bangunan yang berusia 1.400 tahun. Masjid Jawatha diyakini dibangun pada zaman Nabi Muhammad, yaitu pada tahun ketujuh Hijriyah atau tahun 629 Masehi.

Pembangunan masjid tersebut dilakukan oleh Bani Abdul Qais. Bani Abdul Qais adalah penduduk asli di kawasan itu.

Mereka sudah tinggal di kawasan itu sebelum datangnya Islam. Hingga akhirnya ketika Islam datang, penduduk di kawasan itu terutama Bani Abdul Qais masuk Islam dan mendirikan masjid yang diberi nama Masjid Jawatha.

Bangunan yang ada di Masjid Jawatha ini sedikit berbeda dengan masjid- masjid pada umumnya.

Masjid Juwatha ini tidak memiliki kubah yang besar maupun menara yang menjulang.

Malah masjid ini terkesan seperti masjid yang dibangun menggunakan tanah. Sebagian besar struktur asli Masjid Jawatha sudah hancur dan hanya menyisakan reruntuhan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved